Mengenal Ungku Saliah, Ulama Pariaman yang Fotonya Banyak Terpajang di Warung Nasi Padang
Mengenal Ungku Saliah, Ulama Pariaman yang Fotonya Banyak Terpajang di Warung Nasi Padang
kota
Baca Juga:
Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan tokoh penting, sebagai bagian dari upaya bersama dalam melestarikan kearifan lokal masyarakat Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).
Acara dimulai dengan pembukaan oleh protokol, dilanjutkan dengan pembacaan doa untuk kelancaran kegiatan. Dalam sambutannya, Kapolres Padangsidimpuan menyampaikan apresiasi kepada Himpunan Penjala Seluruh Indonesia (HIPSI) dan masyarakat Sidangkal atas terselenggaranya acara ini.
AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H. dalam sambutannya menyampaikan, "Kami mengucapkan terima kasih kepada HIPSI dan masyarakat Sidangkal yang telah mengundang kami dalam acara ini. Lubuk Larangan adalah kearifan lokal yang patut kita jaga dan lestarikan bersama, agar dapat terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Tabagsel."
Beliau juga menegaskan komitmen Polres Padangsidimpuan untuk mendukung dan berkolaborasi dengan HIPSI dalam memajukan kegiatan Lubuk Larangan ini agar tetap lestari dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua HIPSI Kota Padangsidimpuan, Darman Lubis, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Kapolres Padangsidimpuan dan jajarannya.
"Kami merasa terhormat atas kehadiran Bapak Kapolres dan jajaran Polres Padangsidimpuan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian kita bersama dalam menjaga tradisi Lubuk Larangan. Kami siap bekerja sama untuk terus melestarikan budaya ini," ujarnya.
Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan pembukaan Lubuk Larangan secara simbolis oleh Kapolres Padangsidimpuan, yang ditandai dengan pelepasan jala pertama di Sungai Sibontar.
Kegiatan ini diakhiri dengan makan bersama, yang menjadi simbol kebersamaan antara masyarakat dan para tamu undangan, menggunakan hasil tangkapan dari Lubuk Larangan yang telah dibuka.
Selama berlangsungnya acara, suasana tetap aman dan kondusif berkat pengamanan yang dilakukan oleh petugas kepolisian. Kapolres berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung dan menjadi agenda tahunan dalam upaya menjaga kebersamaan serta memelihara budaya lokal.
Sebagai informasi tambahan Lubuk Larangan adalah tradisi masyarakat yang bertujuan untuk menjaga ekosistem perairan dan kelestarian lingkungan.
Adanya dukungan dari pihak kepolisian dan pemerintah daerah, diharapkan Lubuk Larangan dapat semakin dikenal dan terus dijaga keberlangsungannya di Kota Padangsidimpuan.zal
Mengenal Ungku Saliah, Ulama Pariaman yang Fotonya Banyak Terpajang di Warung Nasi Padang
kota
Pemkab Simalungun Komitmen Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Banjir di Sumut
kota
Wakil Bupati Simalungun Sidak Perumda Agromadear, Dorong Pembenahan dan Kepastian Investasi
kota
Andar Amin Harahap dan Hendri Yanto Sitorus, Dua Kader Muda di Pusaran Musda Golkar SumutMedan Sumut24.coMenjelang Musyawarah Daerah (Musd
Politik
Pemko Pematangsiantar menggelar Seminar Generasi Muda Tanpa Narkoba &ldquoMembangun Generasi Muda yang Berdaya Saing Menuju Generasi Emas 2045&rdquo.
kota
Acara Ibadah Syukur Tahun Baru Sinode GKPI Tahun 2026
kota
sumut24.co JakartaDirektorat Jenderal Pajak (DJP) menyatakan dukungan penuh terhadap penetapan lima tersangka oleh Komisi Pemberantasan Ko
kota
Mantan Aspidsus Kejati Sumatera Utara Dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum.
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Rahabilitasi Pascabencana S
News
sumut24.co TAPANULI SELATAN, Komitmen PT PLN (Persero) dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana kembali ditegaskan melalui kunjung
News