PBTI Gratiskan Biaya Pendaftaran Atlet Indonesia di Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
MEDAN, SUMUT24.CO Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) membebaskan biaya pendaftaran (registration fee) bagi seluruh atlet Indonesia ya
Sport
Baca Juga:
Acara ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Pusterad dan Pemerintah Kota Jakarta Timur untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan estetis.
Penertiban kabel utilitas ini sangat penting, mengingat banyaknya kabel yang menggantung di udara yang dapat membahayakan keselamatan warga serta mengganggu pemandangan kota.
Brigadir Jenderal TNI Ayub Akbar menyatakan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari arahan Komandan Pusat Teritorial TNI Angkatan Darat, Letnan Jenderal TNI Mochamad Syafei Kasno, yang meminta agar Pusterad turut serta mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam penataan dan penertiban kabel utilitas.
Menurutnya, keberadaan kabel yang menggantung di udara tidak hanya berisiko terhadap keselamatan, tetapi juga merusak estetika kota.
"Penertiban kabel ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih rapi dan aman. Dengan kabel-kabel yang tertata dengan baik di bawah tanah, kota akan terlihat lebih indah dan teratur, serta meminimalisir potensi bahaya," ujar Brigjen TNI Ayub Akbar.
Plt. Walikota Jakarta Timur, Lin Mutmainah, menjelaskan bahwa penertiban kabel utilitas ini dilakukan melalui kerjasama dengan Asosiasi Penyedia Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) dan Dinas Bina Marga Jakarta Timur.
Proyek ini akan mencakup pemindahan kabel-kabel tersebut ke dalam sistem ducting (saluran bawah tanah), yang diharapkan dapat memberikan banyak manfaat.
"Dengan kabel yang ditata di dalam tanah, fasilitas umum akan menjadi lebih teratur dan aman.
Selain itu, hal ini akan meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah ini," tambah Lin Mutmainah. Ia juga berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi contoh baik bagi lingkungan sekitar, sehingga bisa diterapkan di wilayah Jakarta Timur secara keseluruhan.
Penertiban kabel utilitas di Jakarta Timur ini membawa banyak keuntungan, baik dari segi keamanan maupun estetika. Kabel yang biasanya menggantung di udara dapat menjadi sumber kecelakaan, terutama ketika terjadi cuaca buruk atau gangguan teknis lainnya.
Dengan pemindahan kabel ke bawah tanah, risiko kebakaran atau kecelakaan listrik dapat diminimalisir. Selain itu, kota yang bebas dari kabel yang menggantung akan terlihat lebih modern dan menarik, yang tentunya akan meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta Timur.
Kolaborasi antara Pusterad dan Pemerintah Kota Jakarta Timur dalam penertiban kabel utilitas merupakan bagian dari langkah besar untuk mewujudkan kota Jakarta yang lebih rapi, aman, dan nyaman untuk dihuni.
Penataan kabel utilitas ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal keamanan dan kenyamanan warga yang tinggal di sekitar area tersebut.
Dengan adanya perubahan ini, diharapkan dapat mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan keteraturan lingkungan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya penataan infrastruktur kota.zal
MEDAN, SUMUT24.CO Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) membebaskan biaya pendaftaran (registration fee) bagi seluruh atlet Indonesia ya
Sport
Medan sumut24.co Ketua DPD LSM PENJARA Sumatera Utara, Iqbal Alfansyuri, menyampaikan keprihatinannya atas belum adanya keterangan resmi d
Hukum
Teater Koma Kembali Tampilkan Rumah Sakit Jiwa, Lakon yang Tetap Relevan Setelah 35 Tahun Jakartasumut24.co10 Juli 2026 Setelah 35 tahu
Umum
Bertekad Sejahterakan Petani, OK. Awaluddin diunjuk Ketua Kelompok Tani &ldquoCitra Sejahtera
kota
Avip Priatna Bersama Paduan Suara Anak The Resonanz Childrens Choir Menjadi Juara Umum di Kompetisi Paduan Suara Kontemporer Bergengsi di E
Umum
5 Trik Styling TShirt biar Nggak Terlihat Terlalu Monoton Jakartasumut24.coTshirt memang jadi salah satu item yang paling banyak dimiliki
Umum
Polrestabes Medan Ungkap Rumah Kos Jadi Gudang Pod Getar2 Warga Aceh Ditangkap
kota
Polsek Medan Area Amankan 2 Jambret Sempat Dihajar Massa
kota
PRSU Sepi, DPRD Sumut Semprot Panitia Jangan Cari Untung dari Tiket, UMKM Jadi Korban
kota
Jampidsus Tegaskan Dirinya Tak Miliki Kaitan Bisnis dengan Kafe di Cipete yang Digeledah Polri
kota