Taman Cadika Jadi Saksi Kekompakan 98 Wali Kota Se-Indonesia Senam Pagi Bersama
sumut24.co MedanDi saat embun pagi masih setia menggantung di ujung daun, dan matahari perlahan mulai menampakkan sinarnya, suasana di Tam
kota
Baca Juga:
Medan – Pembangunan trotoar di sekitar Underpass Jalan Gatot Subroto, Medan, memicu polemik. PT Wijaya Karya (WIKA), yang bertindak sebagai kontraktor proyek underpass yang menghubungkan Jalan Gatot Subroto menuju Jalan Binjai, dituding tidak merata dalam pengerjaan trotoar. Beberapa titik, seperti di depan Sate Tegal dan Toko Roti Jawara, tidak mendapatkan pembetonan trotoar. Hal ini memunculkan kekecewaan di kalangan masyarakat setempat.
Ketua Suara Proletar, Ridwanto Simanjuntak, menilai ketidakmerataan pembangunan trotoar ini sebagai tindakan yang tidak adil. "Kami minta PT WIKA segera menyelesaikan pembangunan trotoar secara merata. Semua warga adalah pembayar pajak, seharusnya tidak ada perlakuan diskriminatif," tegasnya kepada wartawan di Medan, Rabu (21/1). Ridwanto juga mendesak agar PT WIKA memberikan transparansi terkait pertimbangan mereka dalam menentukan lokasi pembangunan trotoar, guna menghindari dugaan adanya praktik korupsi.
Protes serupa juga disampaikan oleh pelaku usaha di sekitar lokasi. Hendri, Wakil Manager Warung Steak & Shake, berharap pembangunan trotoar dilakukan secara seragam di seluruh area. "Kami ingin trotoar dibangun secara merata agar tidak ada kesan diskriminasi. Ini penting untuk kenyamanan masyarakat dan kelancaran aktivitas usaha," ujar Hendri.
Pembangunan underpass yang menghubungkan Jalan Gatot Subroto ke Jalan Binjai sendiri bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas di kawasan tersebut. Namun, ketidakmerataan pengerjaan trotoar justru menambah masalah baru bagi warga dan pelaku usaha.
Sementara itu, PT WIKA melalui pihak terkait menyarankan untuk mengonfirmasi masalah ini ke instansi Pekerjaan Umum (PU). Rahmat, Kepala Satker DJN, menyatakan, "Silakan dikonfirmasi ke PPK-nya." Sayangnya, upaya konfirmasi kepada PPK yang dimaksud, Tambos, tidak mendapat respon. Nomor WhatsApp yang tercantum, 0811614XXC, tidak memberikan balasan hingga berita ini diturunkan.
Pihak masyarakat dan pelaku usaha berharap PT WIKA segera merespons keluhan ini dengan langkah konkret, sehingga pembangunan trotoar dapat dirampungkan dengan merata demi kenyamanan bersama.
sumut24.co MedanDi saat embun pagi masih setia menggantung di ujung daun, dan matahari perlahan mulai menampakkan sinarnya, suasana di Tam
kota
sumut24.co MadinaPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas Pertambangan Emas T
Umum
sumut24.co DeliserdangGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Pemerin
Umum
Kejagung Tetapkan Kepala Biro Hukum dan Humas BGN LMI sebagai Tersangka Korupsi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
kota
Pemkab Deli Serdang dan IWO Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial
kota
Hadiri Rakernas APEKSI, Bobby Nasution Dorong Penguatan Peran Pemerintah Provinsi
kota
Bobby Nasution Dorong Sinergi Fiskal ProvinsiKabupaten pada HUT ke26 APKASI
kota
Rico Waas Rekomendasi Rakernas XVIII APEKSI Harus Berujung Aksi Nyata, Bukan Sekadar Dokumen
kota
Sesuai Arahan Gubernur Bobby Nasution,Tim Terpadu Tindak Tegas Pertambangan Emas Tanpa Izin di Kotanopan
kota
AMPERAKSU Demo Bea Cukai Medan, Desak Usut Dugaan Peredaran Rokok Ilegal
kota