Polres Sergai Bagikan 300 Takjil Ramadhan, Wakapolres Himbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Berkendara
Polres Sergai Bagikan 300 Takjil Ramadhan, Wakapolres Himbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Berkendara
kota
Baca Juga:
- Kejar Target Standar Internasional, Wali Kota Medan Minta Pembangunan Stadion Teladan Lari Kencang Namun Tetap Safety
- Buka Puasa Bersama Partai NasDem, Rico Waas Paparkan Capaian dan Target Ambisius Pemko Medan
- Pemkab Asahan Serahkan Bantuan Beras dan Sembako Kepada 1000 Kaum Dhuafa, Seiring HUT Ke 80 Serta Bulan Ramadhan
MEDAN - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan, Mutia Atiqah mengaku bahwa sampai Senin (23/12/2024) pagi, pihaknya belum juga menerima pemberitahuan dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilwalkot Medan 2024.
"Kalau sesuai jadwal, ini memang hari terakhir verifikasi laporan pasangan calon (paslon). Namun sampai sekarang pukul 10.44 WIB belum ada, kemungkinan sore nanti masuk pemberitahuannya," ucap Mutia saat dikonfirmasi, Senin (23/12/2024).
Mengingat belum adanya pemberitahuan dan jadwal sidang, Mutia menyebut bahwa pihaknya belum bisa memastikan apa isi gugatan paslon nomor urut 2, Ridha-Rani.
"Kalau merujuk dari kemarin-kemarin saat demo, mereka (paslon nomor 2) meminta diadakannya pemungutan suara ulang (PSU). Dalam surat yang kita terima, permintaannya di 9 kecamatan, namun saat demo mereka minta PSU di 10 kecamatan. Makanya kita tunggu saja bagaimana materi gugatan mereka. Intinya kita bersiap saja," sebutnya.
Disinggung kapan mereka melakukan penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan terpilih, Mutia mengatakan, bahwa penetapan kemungkinan bisa dilakukan di awal bulan Februari 2025.
"Sesuai jadwal, waktu perkara di MK itu 45 hari dari register dilakukan. Kalau dihitung-hitung, di awal Februari baru selesai perkaranya. Selanjutnya pelantikan pada tanggal 10 Februari 2025," katanya.
Mutia menjelaskan, meski jadwal pelantikan sudah ditetapkan, waktu tersebut tetap bisa berubah jika nanti ada permohonan pengunduran waktu oleh MK lantaran masih berperkara.
"Kita kan gak tau hasilnya nanti di MK bagaimana. Jika nanti keputusannya harus PSU, tentu pelantikan tidak jadi dan kita harus menggelar PSU. Jadi semua kemungkinan masih ada. Yang jelas kita bersiap saja dulu untuk berperkara di MK," pungkasnya.Red2
Polres Sergai Bagikan 300 Takjil Ramadhan, Wakapolres Himbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Berkendara
kota
Jelang Idul Fitri 1447 H, SPPG Desa Suka Jadi Salurkan Ribuan Paket Istimewa MBG untuk Ribuan Penerima
kota
Banda Aceh Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim
News
Ketua MPC PP Kota Medan Berikan THR Untuk Ketua & Sekretaris Ranting Pemuda Pancasila se Kota Medan
Kota
Rico Waas Ajak Golkar, Pemuda Pancasila, dan Komunitas Kickboxing Jaga Kondusivitas Medan
kota
Jakarta,Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri
News
Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menilai tradisi mudik bersama yang difasilitasi perusahaan bukan sekadar kegiatan rutin jela
Info
Medan, Sumut24.coKetua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Musa Rajekshah, menggelar buka puasa bersama dengan jajaran Majelis Pimpinan Cab
News
JAKARTA, SUMUT24.CO Pemerintah Indonesia membekukan sementara seluruh kegiatan dalam kerangka Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Ke
kota
Medan Sumut24.coPaguyuban Keluarga Jogja di Medan kembali menggelar aksi sosial dengan membagikan ribuan takjil kepada masyarakat yang mel
News