Pemekaran Kecamatan Percut Sei Tuan Tinggal Kenangan

305

 

Deli Serdang Sumut24.co
Pemekaran Kecamatan Percut Seituan, Hamparan Perak dan Penataan Kecamatan Sunggal dan Labuhan Deliserdang, ditunda.
Harapan untuk percepatan pemekaran Kecamatan Percut Seituan kini tinggal wacana, hal itu diketahui dari hasil Paripurna DPRD yang dihadiri 28 Anggota Dewan menyelesaikan rapat paripurna, Jumat, (3/7/2020).

Hadir saat itu Wakil Bupati Deliserdang, M Ali Yusuf Siregar. Dari data yang dibacakan dalam rapat Paripurna 14 Ranperda itu terdiri dari 9 Ranperda usulan Pemkab dan 5 usulan inisiatif DPRD.

Meskipun banyak desakan dari masyarakat termasuk instansi lain dan diakui oleh DPRD dan Pemkab namun untuk tahun 2020 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemekaran dan Penataan Kecamatan dihapus dari daftar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda).

Pemekaran dan Penataan Kecamatan sudah bertahun-tahun dimasukkan dalam Propemperda namun pada tahun ini Ranperda itu tidak lagi dimasukkan dalam daftar Propemperda.

Terlihat hanya Rakhmadsyah sempat berjuang dan mengupayakan dalam rapat paripurna agar Ranperda tentang Pemekaran dan Penataan bisa kembali dimasukkan dalam Propemperda.

Banyak hal yang saat itu ia sampaikan mengapa Ranperda itu begitu pentingnya bagi masyarakat terkhusus untuk Kecamatan Percut Seituan.

Rakhmadsyah beralasan, kalau saat ini sudah sangat pantas sekali  Kecamatan Percut Seituan dimekarkan karena jumlah penduduknya ada 470 ribu jiwa lebih dan lebih besar dibandingkan 24 Kabupaten Kota di Sumatera Utara.

Menanggapi hasil rapat anggota dewan tersebut, Drs Hamdani SH sekretaris forum Exponen Pemuda Deli (Forenda) angkat bicara.anggota DPRD DS dari dapil 6 yang tidak menyuarakan aspirasi pemekaran Kecamatan Percut Sei Tuan sudah buta hati dan gagal paham, katanya pada Sumut 24 Sabtu (4/7)

Masih menurut Hamdani Nasution, sebenarnya secara politik pemekaran ini menguntungkan mereka untuk pileg yang akan datang,,tapi kalau sudah begini, kedepannya pasti masyarakat mikir-mikir untuk memilih mereka kembali.

Hal yang sama rekannya sesama pengurus di Forenda Idris Bariah juga mengatakan, Mungkin mereka tak mengerti masalah, atau mereka terlahir salah….hehehe, ucapnya sambil tertawa-tawa. (Hari’S)

Loading...