Kamis, 02 Juli 2026

Permintaan Timun Suri Meningkat 100 Persen

Administrator - Rabu, 15 Juni 2016 10:34 WIB
Permintaan Timun Suri Meningkat 100 Persen

Medan | Sumut24

Baca Juga:

Permintaan timun suri mengalami peningkatan 100% di pekan pertama bulan Ramadhan. Jika di tahun lalu, rata-rata penjualan mencapai 100 buah perharinya.

Namun tahun ini, timun suri yang biasanya hanya ada di bulan puasa, mencapai 200 buah bahkan lebih setiap harinya.

Anto Sagala, pedagang buah di Jalan Kapten Muslim. Anto mengaku sudah lima tahun terakhir selalu menjual timun suri.

“Tahun ini jauh lebih banyak yang beli. Mungkin tergantung lokasinya juga. Kalau di tahun lalu itu, rata-rata penjualan perhari hanya 100 buah. Ini di minggu pertama bisa mencapai 200 buah perhari,” katanya Selasa (14/6).

Anto sendiri yang mengaku sudah lima tahun terakhir, menjual timun suri ini, mendatangkan timun suri ini, dari Binjai dan Hampran Perak.

Dalam sehari, Anto mengaku mendatangkan rata-rata 300 buah timun suri langsung dari agen. Untuk tingkat permintaan banyak sebutnya, ketika menjelang setengah tujuh sore. “Ini ramai pembelinya, dari sore hari sampai setengah tujuh sebelum berbuka puasa,” ujarnya.

Untuk harga, Anto mematok mulai Rp 5000 hingga 7.000 per satuannya. Tergantung besaran buah timun surinya. “Kendalanya kalau turun hujan. Biasanya kurang laris, sebab timun ini banyak dijadikan olahan dengan campuran es,”ujarnya.

Untuk diketahui, timun suri ini memiliki banyak khasiat bagi tubuh. Seperti melancarkan percernaan, menurunkan resiko kanker dan penyakit jantung, membuat kulit sehat dan lembut serta mengendalikan kadar gula.

Selain di Jalan Kapten Muslim, timun suri ini bisa didapatkan di berbagai titik di kota Medan di Jalan Perintis Kemerderkaan, pasar-pasar tradisional dan lainnya.

Pedagang lainnya, Rudi mengaku buah yang musim pada musim puasa ini, banyak di cari masyarakat. “Kita belinya dari pasar Sikambing,”ujarnya.

Sementara itu salah seorang pembeli, Budi mengaku sangat suka dengan buah khas yang identik dengan bulan puasa ini. Biasanya dia mengolah menjadi minuman segar dengan campuran sirup. ” Tiap tahun saya saat berbuka puasa timun suri diolah menjadi minuman segar untuk keluarga”pungkasnya. (W04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tanpa TPS Permanen Limbah B3 Di 30 Puskesmas di Asahan, Pemkab dan DPRD hingga Pemerintah Pusat Terancam Gugatan Warga
Muharam Berkah 1448 Hijriah, PLN UID Sumut Gelar Sunat Sehat Ceria Bagi 71 Anak Prasejahtera
PLN UIP SBU Perkuat Sinergi Dengan Kodam I/Bukit Barisan Untuk Dukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan
PLN UPP SBU 4 Perkenalkan Electrifying Agriculture Melalui Pelatihan Pupuk Organik Untuk Kembangkan Potensi Pertanian Desa Meranti Utara
PLN UIP SBU Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Pengembangan Bank Sampah di Desa Perlis
PLN UIP SBU Hadirkan Ruang Belajar dan Edukasi Mitigasi Bencana Untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Pesantren Darul Muhsinin
komentar
beritaTerbaru