Wawako : Anak Merupakan Generasi dan Penerus Bangsa

TEBINGTINGGI | SUMUT24
Wakil Wali Kota (Wawako) Tebingtinggi H Oki Doni Siregar membuka pembinaan Kota Layak Anak yang berlangsung selama 2 hari (14-15/4) diikuti 420 orang yang berasal dari keluharan se Kota Tebingtinggi, Kamis (14/4) di Gedung Hj Sawiyah Nasution.

Disampaikan Oki Doni, anak merupakan tunas, potensi dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan, dan mereka dipersiapkan untuk kelangsungan eksintensi bangsa dan negara ke depannya.

Anak diharapkan mampu mengelola dan bertanggungjawab dimulai dari diri anak sendiri,keluarga dan lingkungan masyarakat dan untuk itu setiap anak tanpa terkecuali harus terpenuhi haknya,

Dikatakan, perlindungan hak-hak anak di Indonesia secara khusus sudah diatur dalam UU No.35 tahun 2014 tentang perlindungan anak,fasilitasi pemenuhan partisipasi anak perlu dikembangkan sejalan dinamika pembangunan dan perubahan sosial.

Anak-anak mudah dan bebas menyalurkan pokok-pokok pikiran,permasalahan, harapan-harapan serta menyuarakan aspirasinya,dalam diri anak terdapat potensi yang besar bila disalurkan dengan benar, ujarnya.

Disebutkan Oki Doni, Tebing Tinggi merupakan satu dari delapan kota yang ditetapkan Gubsu menjadi Kota Layak Anak (KLA), ditindak lanjuti Pemko Tebingtinggi dengan membentuk 21 kelurahan Ramah Anak.

Menjadi Kota Layak idealnya ada beberapa indikator yang ditetapkan hak anak, di antaranya hak sipil dan kebebasan,hak lingkungan Keluarga dan pengasuh alternatif.Hak kesehatan dasar dan kesehatan,hak pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya serta hak perlindungan hukum.

Diharapkan Wakil Wali kota, pembinaan ini semua pihak mengeffektifkan segala upaya mewjudkan KLA, dan kepada instruktur diucapkan terima kasih atas segala atensinya dalam pembinaan ini.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan PPA dan KB ini menghadirkan 4 narasumber Sahat Marlan Situngkir SH MSi (Lembaga Pemasyarakatan), Dwi Novianto SH dan Yoyok Adi Saputra SH (Kejaksaan), dr Budi Salam (Dinas Kesehatan, AKB Sugeng SIK Kasat Narkoba dan Bripka M Sandro Sinaga SH dari Polres Tebingtingi.(rel/TAV)