Selasa, 31 Maret 2026

HUT Gayo Lues ke 18, Pemkab Gelar Pacuan Kuda Selama Dua Hari

Administrator - Selasa, 17 Maret 2020 13:11 WIB
HUT Gayo Lues ke 18, Pemkab Gelar Pacuan Kuda Selama Dua Hari

HUT Gayo Lues ke 18, Pemkab Gelar Pacuan Kuda Selama Dua Hari

Baca Juga:

Gayo Lues I Sumut24.co

Peringatan Hut 18 kabupaten Gayo Lues,di selengarakannya turnament pacuan kuda selama dua hari. Biasanya setiap peringatan HUT RI di adakan nya pertandingan pacuan kuda selama seminggu dan juga di ramaikan oleh penonton dari daerah kabupaten tetangga hingga dari provinsi lain untuk menyaksikan turnament pacuan kuda di kabupaten  Gayo Lues. Namun peringatan tahun ini sangat berbeda dari tahun sebelumnya,dalam peringatan HUT kabupaten Gayo Lues di barengi lomba pacuan kuda.

Dalam pembukaan turnament pacuan kuda di buka oleh Wabub Gayo Lues H.Said Sani pada hari saptu dan tutup oleh SekdakabKabupaten Gayo Lues, H Thalib S sos MAP pada Minggu (15 /3/ 2020) , di Tribun Stadion Buntul Nege, Blangsere.

Sekda mengatakan, event pacuan kuda tradisional dalam rangka HUT 18 Kabupaten Gayo Lues harus kembali diselenggarakan, mengingat antusias masyarakat terhadap pacuan kuda sangatlah besar, sampai-sampai tribun yang tersedia penuh.

Walaupun event pacuan kuda tradisional kali ini hanya uji coba, ternyata masyarakat Gayo Lues sangat menyukainya, untuk itu pada setiap HUT Gayo Lues pacuan kuda akan kita laksanakan.

Dia menambahkan,pacuan kuda tradisional yang diadakan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam satu tahun hanya sekali itupun saat memperingati HUT RI, namun untuk tahun berikutnya Pemerintah Kabupaten Gayo yang berkerjasama dengan Pordasi akan menggelar pacuan kuda dua kali dalam setahun.

Kedepannya kita akan laksanakan pacuan kuda dua kali dalam satu tahun, yakni saat memperingati HUT RI dan HUT Kabupaten Gayo Lues, ungkapnya.

Sekretaris Dinas Pariwisata, Kalidin dalam sambutan pidatonya menyebutkan, event pacuan kuda tradisional dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Gayo Lues hanya diselenggarakan dua hari, yakni Sabtu 14 Maret sampai dengan Minggu 15 Maret 2020.

Ia juga menerangkan, anggaran yang dibutuhkan pada pergelangan pacuan kuda tradisional tersebut sebanyak Rp352 juta, dengan rincian sebagai berikut.

Kuda kelas A tua Rp 42 juta, kelas A muda Rp 42 juta, kelas B tua Rp 38 juta, kelas B muda Rp 38 juta, kelas C tua Rp 26 juta, kelas C muda Rp22 juta, kelas D tua Rp 26 juta, kelas D muda Rp 22 juta, kelas E tua Rp 26 juta, kelas E muda Rp 22 juta dan kelas kuda gayo tua Rp 26 juta serta kelas kuda gayo muda Rp 22 juta. Selain itu, Kabid Pariwisata Gayo Lues Mursidi SE, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam mensukseskan kegiatan pacuan kuda tradisional gayo ini. (daud)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
Wujudkan Tata Kelola Bersih, Bupati Asahan Serahkan LKPD 2025 ke BPK Perwakilan Sumut
Rapat Paripurna DPRD Asahan: LKPJ Bupati 2025 Tunjukkan Ekonomi dan IPM Mengalami Pertumbuhan Positif
Ikuti Atensi Bupati Sergai, Camat Tanjung Beringin Pilih Bersepeda ke Kantor: Hemat Energi dan Sehat
Presiden Prabowo Saksikan Kesepakatan Rp384 Triliun di Tokyo, Indonesia Kian Dilirik Investor
Rayakan Peluncuran ‘ARIRANG’, Spotify dan BTS Hadirkan Berbagai Pengalaman Imersif dan Kegiatan Eksklusif untuk Fans
komentar
beritaTerbaru