Rico Waas: Rekomendasi Rakernas XVIII APEKSI Harus Berujung Aksi Nyata, Bukan Sekadar Dokumen
Rico Waas Rekomendasi Rakernas XVIII APEKSI Harus Berujung Aksi Nyata, Bukan Sekadar Dokumen
kota
ASAHAN | SUMUT24
Baca Juga:
Gerakan Tanam (Gertam) Cabai memiliki maksud dan tujuan untuk memasyarakatkan optimalisasi lahan pekarangan baik di pedesaan maupun perkotaan dalam memproduksi kebutuhan pangan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Asahan Ir. Amir Husin Siregar, MMA saat menyampaikan laporannya kepada Bupati Asahan, H.Surya, B.Sc diwakili oleh asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Bambang Hadi Suprapto di Dusun III Desa Taman Sari Kec. Pulo Bandring, Rabu (08/07/2020).
Lebih lanjut beliau mengatakan Gertam cabai ini juga untuk mengatasi harga pangan, khususnya cabai dengan menanam cabai di pekarangan setiap keluarga dan sebagai wadah untuk menyampaikan apresiasi dan aspirasi yang ada di masyarakat.
Sementara itu, dalam sambutan Bupati Asahan yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan mengatakan, dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan gizi keluarga, perlu mengembangkan program optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan dan memberdayakan kelompok wanita dan keluarga untuk memproduksi berbagai jenis pangan di pekarangan seperti tanaman sayur dan buah.
Selanjutnya menyikapi fluktuasi harga cabai yang terjadi setiap tahun, maka penanaman cabai di lahan pekarangan merupakan salah satu solusi untuk membantu penyediaan cabai secara berkelanjutan di tingkat rumah tangga.
Beliau juga mengatakan Gertam cabai merupakan upaya untuk mengajak masyarakat agar dapat memenuhi kebutuhan rumah tangganya sendiri. Selain itu juga sebagai salah satu terobosan mengatasi permasalahan fluktuasi harga cabai yang sering sekali meresahkan masyarakat terutama ibu-ibu rumah tangga.
“Untuk mensukseskan gerakan tanam cabai di Kabupaten Asahan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bekerjasama dengan TP PKK Kecamatan, menganjurkan untuk melakukan penanaman 20 batang pohon cabai di setiap rumah tangga. Dalam hal ini ibu-ibu diharapkan bersedia menanam pohon cabai 20 batang di pekarangan rumahnya,” tutup beliau.
Selanjutnya, Ketua TP PKK Asahan juga menyerahkan 15.000 bibit cabai secara simbolis, Kartu Identitas Anak (KIA), bibit pisang barangan dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Adapun kegiatan gertam cabai dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta rombongan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, Unsur Forkopimcam Kecamatan Pulo Bandring, Kades se-Kecamatan Pulo Bandring, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Desa Taman Sari. (tmp)
Rico Waas Rekomendasi Rakernas XVIII APEKSI Harus Berujung Aksi Nyata, Bukan Sekadar Dokumen
kota
Sesuai Arahan Gubernur Bobby Nasution,Tim Terpadu Tindak Tegas Pertambangan Emas Tanpa Izin di Kotanopan
kota
AMPERAKSU Demo Bea Cukai Medan, Desak Usut Dugaan Peredaran Rokok Ilegal
kota
Bapenda Sumut Luncurkan "GASKEN" Interaksi Langsung dan Hadirkan Beragam Kemudahan Pajak Kendaraan
kota
Abai Siapkan Tiket Pulang, Biro Kesra Abu Kosim Dipersalahkan Bobby Nasution
kota
Tak berkutik, MA seorang Pria dibekuk Polsek Pantai Labu karena simpan Sabu
kota
Wabup Pakpak Bharat Hadiri HUT Bhayangkara Ke 80
kota
sumut24.co MedanAktivitas lalu lintas di inti Kota Medan diprediksi akan mengalami kepadatan luar biasa pada siang hari ini, Kamis (2/7/20
kota
Tobat Ekologis dari Kampus Membaca Darurat Sampah Indonesia
kota
Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke80, Bupati Simalungun Kolaborasi yang Solid Akan Memperkuat Stabilitas Daerah
kota