Rabu, 01 Juli 2026

Kepala L2-Dikti Sumut Prof Dian Armanto :Covid-19 Telah Membuat Perubahan Dalam Pendidikan Tinggi

Administrator - Jumat, 01 Mei 2020 13:38 WIB
Kepala L2-Dikti Sumut Prof Dian Armanto :Covid-19 Telah Membuat Perubahan Dalam Pendidikan Tinggi

Kepala L2-Dikti Sumut Prof Dian Armanto :Covid-19 Telah Membuat Perubahan Dalam Pendidikan Tinggi

Baca Juga:

MEDAN I SUMUT24.co

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) adalah hari nasional yang bukan hari libur yang ditetapkan pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hadjar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa, diperingati 2 Mei setiap tahunnya.

Karena Covid-19, Kemendikbud melarang adanya kegiatan atau aktivitas peringatan yang mengakibatkan berkumpulnya orang banyak di suatu lokasi. Thema Hardiknas tahun ini “Belajar dari Covid-19”. Menurut info peringatan 2 Mei hanya terpusat di Jakarta dan terbatas.

Kepala Kantor Lembaga Layanan Dikti (L2-Dikti) Sumut Prof Dian Armanto yang diwawancarai wartawan di Medan, Jumat (1/5) mengatakan, Covid-19 telah membuat perubahan dalam pendidikan tinggi, yang semula perkuliahan secara regular (tatap muka), kini terjadi perubahan bagi dosen dan mahasiswa. Harus bisa IT (information dan teknologi) untuk memberikan perkuliahan secara daring (online) . Itu suatu kemajuan juga. Bagi mahasiswa, yang biasa tatap muka , sekarang harus belajar mandiri, cari data sendiri dan diskusi lewat internet. Ini sesuatu yang baru juga,katanya.

Dikatakannya, harapan kita interaksi dari online ini sama dengan yang tatap muka, malah diharapkan jauh lebih baik. Sehingga diharapkan tidak ada penurunan kualitas pengajaran atau hasil belajar itu dan kualitas mahasiswa kita tetap baik. Ini yang bisa kita petik manfaat dari Covid-19. Kita harus mampu memanfaatkan IT,katanya.

Bagaimana dengan mahasiswa yang malas? Dijawab Dian, kalau malas, hasil ujiannya tentu rendah.

Terhadap mahasiswa atau dosen yang pulang kampung, dan di kampung tidak ada fasilitas internet? Dijawab Dian, perkuliahannya bisa ditunda, Juni nanti, karena diperkirakan Covid-19 sudah mereda Mei ini.Kalau mata kuliah yang ada praktikumnya memang harus ditunda.

Dengan system daring, dosen bisa memberi soal untuk dijawab, buat kerjaan tugas di rumah, mengkaji karya ilmiah, membuat rangkuman jurnal, dan lainnya. Hasil ujian bisa dikumpulkan lewat WhatsApp.

Hal lain dikatakan Dian, virus Covid-19 kecil, malah tak terlihat mata biasa , tetapi dampaknya bisa besar terhadap perekonomian, politik , agama dan lainnya . Karenanya ke depan, kita harus paham yang kecil itu juga harus kita perhatikan dan waspadai. Kita harus belajar, kita tak ada apa-apanya ternyata dibanding yang kecil itu. Semua kembali pada Yang Maha Kuasa,katanya.(Dame)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bazar UMKM Ramaikan APEKSI XVIII Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
Polda Sumut Raih Nugraha Sakanti di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Terima Langsung dari Presiden
Mantan Ketua Ormas di Medan Ditangkap, Diduga Kelola Lokasi Judi Tembak Ikan
Refleksi HUT ke-436 Kota Medan 2026  Ahmad Afandi Harahap: Medan Harus Tumbuh Bukan Hanya Secara Fisik, Tapi Juga Meningkatkan Kualitas Hidup Warga
Dihadiri Wali Kota se- Indonesia, Peringatan Hari Jadi Kota Medan ke -436 Berlangsung Istimewa
Bank Sumut Gelar Pojok Sehat, Program Rutin Bagi Nasabah Pensiunan
komentar
beritaTerbaru