Rabu, 01 Juli 2026

2 Warga Toba Rapid Test Positif Akhirnya Menjalani Isolasi Mandiri

Administrator - Kamis, 30 April 2020 12:57 WIB
2 Warga Toba Rapid Test Positif  Akhirnya Menjalani Isolasi Mandiri

2 Warga Toba Rapid Test Positif Akhirnya Menjalani Isolasi Mandiri

Baca Juga:

Balige|SUMUT24.co Berdasarkan hasil rapid test di RSUD Tarutung kepada pasangan suami istri bersama anaknya warga desa Paindoan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, dinyatakan 2 orang positif atau reaktif, dan 1 orang negatif. Selanjutnya MS (45) istri dan YS (21) anak, sempat dirawat di RSUD Porsea menunggu pemeriksaan selanjutnya.

Kepala Dinas Kesehatan, dr Juliwan Hutapea, menerangkan, setelah mendapat hasil rapid test dari RSUD Tarutung terhadap keluarga SS warga Toba dinyatakan 2 anggota keluarga tersebut rapid test positif, maka pemeriksaan PCR Swab dinilai perlu dilakukan di RS HKBP Balige sebagai tindakan lanjutan.

“Satu keluarga suami istri dan anak di Rapid test di RSUD Tarutung yang positif rapid adalah istri dan anaknya.Tadi malam sudah kita rawat di RSUD Porsea dan siang ini akan dilakukan PCR swab kepada dua orang yang rapid positif”, terangnya di posko Gugus Tugas Kabupaten Toba, Kamis (30/4).

Setelah melakukan PCR Swab, lanjut Juliwan, kedua pasien dapat kembali ke rumah untuk melakukan isolasi mandiri. Mereka diperbolehkan pulang sebab tidak ada gejala, hasil photo rontgen dan pemeriksaan serologi darah serta pemeriksaan disebutkan tidak mengarah ke Covid-19 dan mereka tidak ada kontak dengan terkonfirmasi covid, maka status kedua orang itu adalah Pelaku Perjalanan dari zona yang tidak merah.

“Dikarenakan tidak ada gejala dan hasil foto rontgen dan pemeriksaan tidak mengarah ke Covid 19 jika sdh dilaksanakan swab nanti kita isolasi di rumahnya. Juga penderita tidak ada kontak dengan terkonfirmasi covid”, lanjutnya.

PCR Swab selanjutnya akan di kirim ke RS USU Medan untuk mengetahui hasil yang akan diinformasikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dengan jangka waktu 3 sampai 6 hari ke depan.

Sebelumnya, pagi hari usai melaksanakan penyemprotan disinfektan bersama BPBD Toba, dr Freddy Sibarani Kepala Puskesmas Tandang Buhit Balige, menjelaskan kronologi perjalanan pasien. Pada hari Rabu (29/4) sekira pukul 16.00 wib, pasien MS dan keluarganya datang ke Puskesmas Tandang Buhit untuk melakukan pemeriksaan tanpa memberitahukan bahwa mereka sudah melakukan rapid test di RSUD Tarutung. Tim medis melakukan protokol pemeriksaan layaknya kepada pelaku perjalanan.

“Beliau tidak mengakui atau mengatakan bahwa mereka sudah melakukan pemeriksaan rapid test di kabupaten Taput, sehingga kita hanya melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan identitas serta menyarankan isolasi diri”, sebut Freddy.

Selang beberapa waktu, tepatnya pukul 19.00 wib, diinformasikan agar kedua pasien tersebut harus menjalani pemeriksaan lanjutan di RSUD Porsea. Pemeriksaan epidemologis juga langsung dilakukan di lokasi tempat tinggal pasien.

“Sejak tadi malam kita mendapatkan berita itu, kita sudah melakukan pemeriksaan epidemologis langsung ke wilayah desa paindoan. Kita sudah menginformasikan kepada pemerintah desa untuk terus melakukan sosialisasi menyampaikan informasi yang sebenar-benarnya untuk menghindari kepanikan”, bebernya.

Antisipasi penyebaran virus, 3 orang tim medis yang melakukan pemeriksaan kepada keluarga pasien, saat ini sudah diperintahkan untuk isolasi diri selama 14 hari ke depan.

“Kepada petugas yang melakukan pemeriksaan pada hari Rabu kemarin, mereka sudah kita lakukan isolasi diri selama 14 hari ke depan dan direncanakan hari ini rapid test”, tegasnya seraya menjelaskan pelayanan kesehatan di Puskesmas Tandang Buhit Balige tetap dilakukan dengan pembatasan.

Saat berita ini dikirimkan, ke dua orang pasien telah dijemput dari RSUD Porsea didampingi pejabat Dinas Kesehatan, Camat Balige dan Kepala desa Paindoan untuk diantar langsung ke tempat kediamannya di Desa Paindoan, Balige, Kabupaten Toba.

Masyarakat diharapkan tetap tenang, jangan berpergian keluar kota jika tidak penting, hindari kerumunan massa, pakai masker jika keluar rumah, jaga jarak, jaga stamina tubuh dengan cukup istirahat dan gizi seimbang. Selanjutnya, jika ada saran dari petugas kesehatan agar dapat saling bekerja sama dalam menghadapi pandemi Covid 19 ini. (des)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bazar UMKM Ramaikan APEKSI XVIII Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
Polda Sumut Raih Nugraha Sakanti di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Terima Langsung dari Presiden
Mantan Ketua Ormas di Medan Ditangkap, Diduga Kelola Lokasi Judi Tembak Ikan
Refleksi HUT ke-436 Kota Medan 2026  Ahmad Afandi Harahap: Medan Harus Tumbuh Bukan Hanya Secara Fisik, Tapi Juga Meningkatkan Kualitas Hidup Warga
Dihadiri Wali Kota se- Indonesia, Peringatan Hari Jadi Kota Medan ke -436 Berlangsung Istimewa
Bank Sumut Gelar Pojok Sehat, Program Rutin Bagi Nasabah Pensiunan
komentar
beritaTerbaru