Jumat, 03 April 2026

2 Warga Sergai Terduga Virus Corona Meninggal

Administrator - Minggu, 12 April 2020 13:52 WIB
2 Warga Sergai Terduga Virus Corona Meninggal

2 Warga Sergai Terduga Virus Corona Meninggal

Baca Juga:

SERDANG BEDAGAI | SUMUT24

Satu Orang Pasien Berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona Virus Disease atau Covid-19 asal Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) meninggal dunia.

Hal ini disampaikan Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sergai H Akmal AP M.Si melalui keterangannya yang disampaikan kepada wartawan di Posko Gabungan Terpadu Penanganan Covid-19, Rumah Dinas Bupati Sergai di Sei Rampah, Minggu (12/4/2020).

Dijelaskan Akmal selaku Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai, bahwa pasien ODP yang meninggal tersebut diketahui berinisial BB (78) warga Kecamatan Sipispis. Sedangkan pasien berstatua PDP yakni RS (67) warga Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Sergai.

“Kedua pasien ini meninggal dunia, sabtu (11/4/2020). Untuk pasien ODP warga Sipispis meninggal di Rumah Sakit Pamela Tebing Tinggi, sedangkan untuk pasien PDP warga Dolok Masihul meninggal dunia saat dirawat di RS Royal Medan,” ungkap Akmal.

Lebih lanjut dijelaskan Akmal, untuk pasien ODP berinisial BB ini dirawat di RS Pamela Tebing Tinggi sejak Jumat (10/4/2020) dan didiagnosa mengidap Pneumonia CKD ( Kidney Chronic Desease) dengan keluhan batuk dan sesak nafas. Pasien juga telah lama menderita sakit ginjal dan asam lambung. Namun pasien tidak ada riwayat perjalanan keluar negeri maupun ke daerah zona merah Covid-19.

“Berdasarkan dari keterangan RS tempat pasien dirawat, bahwa hasil Rapid Test nya negatif. Pasien tersebut juga sudah dimakamkan di kampung halamannya sesuai prosedur tetap (protap) Covid-19, ” jelasnya.

Sedangkan untuk pasien status PDP berinisial RS warga Dolok Masihul, masuk RS Royal Prima Medan, sabtu (11/4/2020) dini hari, dinyatakan meninggal pada sore harinya sekira pukul 15.00 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan pasien mempunyai keluhan sesak nafas dengan diagnosa Pneumonia. Pasien juga telah dilakukan test Swap dan masih menunggu hasil.

“Setelah melakukan koordinasi dengan pihak RS, Pemko Medan dan juga keluarga korban telah disepakati akan dilakukan pemakaman pada malam harinya sesuai protap Covid-19 di Pemakaman Simalingkar B Medan,” terangnya.

Sementara itu, menurut keterangan Kadis Kesehatan dr Bulan Simanungkalit dan Direktur RS Sultan Sulaiman dr Nanda Satria Hasrimy, pasien yang berstatus ODP asal Sipispis maupun pasien status PDP asal Dolok Masihul Kabupaten Sergai tidak melalui Rujukan dari Puskesmas maupun RS Pemerintah dan Swasta di Wilayah Sergai.

“ODP maupun PDP masuk melalui IGD sehingga rujukannya dari IGD RS yang bersangkutan. Mereka masing-masing masuk IGD baik di RS Sri Pamela maupun RS Royal Prima tanpa melalui rujukan RS dari Sergai,” terang Bulan Simanungkalit.(Bdi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wakil Bupati Asahan Resmikan EduDay 2026, Dorong Integrasi AI dan Coding di Sekolah
Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah  yang Lebih Layak
Manasik Haji Akbar Bank Sumut Diikuti 1.661 Jemaah,  Wagub Surya Tekankan Kesiapan Fisik dan Spiritual
PB Pendawa Indonesia Audiensi ke Kanwil Imigrasi Sumut, Dorong Komunikasi Dua Arah
Pembiayaan Berkelanjutan Maybank Indonesia  Kian Bertumbuh di 2025
Kebakaran Gudang Mobil di Kisaran, Belasan Kendaraan Hangus Terbakar
komentar
beritaTerbaru