Jumat, 03 April 2026

Dihimbau Berdiam Dirumah, Pemkab DS Masih Lamban Kucurkan Bantuan Sembako

Administrator - Sabtu, 11 April 2020 01:28 WIB
Dihimbau Berdiam Dirumah, Pemkab DS Masih Lamban Kucurkan Bantuan Sembako

Dihimbau Berdiam Dirumah, Pemkab DS Masih Lamban Kucurkan Bantuan Sembako

Baca Juga:

Deliserdang I Sumut24.co Pemerintah selalu menghimbau agar masyarakat berdiam diri dirumah, untuk memutus rantai pandemi corona. Akan tetapi masyarakat yang terkena PHK dan tidak bekerja lagi bagaimana nasibnya. Itulah yang harus dipikirkan Pemkab DS. makanya Pemkab DS dinilai masih lamban kucurkan bantuan sembako tersebut, Ucap Wakil Ketua Ikatan Keluarga Tabagsel Kabupaten Deliserdang Hasan Basri Siregar, Sabtu (11/4). Menurutnya, Disetiap kecamatan ada Kades/Lurah dan Kadus, para Kades dan Kadus itu pasti mengetahui bagaimana keadaan masyarakatnya sehingga dengan panduan dan rekom kades dan Kadus akan lebih konkrit lagi databwarga yang memang benar-benar membutuhkan, ucapnya.

Sepertinya Pemkab Deli Serdang lebih memilih data ketimbang Fakta, padahal cara kerja dengan mendata mereka harus keliling dulu kesetiap desa yang ada di Deli Serdang, baru di salurkan bantuan sembako, sementara kalau dengan Fakta, melihat dengan cermat dari potensi mana virus Covid 19 itu peluang besarnya menular ke masyarakat. Baru hal itu seharusnya terlebih dahulu disalurkan. Pemkab DS dalam penanganan bantuan yang terkena dampak wabah Virus Covid- 19 kepada warga wilayah kabupaten Deli Serdang yang dinilai masih lamban.

Ketika disinggung kepadanya dari kecamatan mana saja potensi Virus itu peluangnya bisa masuk, Basri mengatakan, pertamanya, Kecamatan Beringin dan Pantai Labu.

Basri beralasan, karena kedua kecamatan tersebut dekat dengan Bandara Kuala namu, juga dekat dengan pantai, nelayan yang melaut sampai ke Malaysia dan laut Cina, potensinya cukup besar untuk penyebaran virus Covid 19.

Lanjut Basri lagi, yang kedua sudah jelas kecamatan Percut Sei Tuan dan Batang kuis. Kedua kecamatan itu, pertama dekat dengan pelabuhan Belawan dan kota Medan, menyusul Tanjung Morawa juga Lubuk Pakam.

“Berkaca” dari Anis Baswedan Gubernur DKI Jakarta bagamana Masyarakatnya nyaman untuk berdiam dirumah (stay at home) dengan menyalurkan bantuan sembako ditangani langsung pihak TNI-Polri dan satpol PP sangat patut untuk di jadikan contoh.

Sementara beberapa hari lalu untuk membantu masyarakat Kabupaten Deli Serdang yang terkena dampak Wabah virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Deliserdang menggelar Rapat untuk membahas tuntas dan merumuskan besaran anggaran yang akan dikucurkan untuk membantu ekonomi masyarakat miskin.

Dikatakan Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Deliserdang, Haris Binar Ginting usai rapat dengan Bupati H.Ashari Tambunan dan Wakil Bupati H.A. Siregar di Kantor Bupati, Selasa (7/4/2020) lalu, bantuan nanti diberikan seperti beras dan juga telur. Setelah dikaji Rp 300 ribu lah perbulan bukan Rp 500 ribu. Awalnya kan yang dapat hanya 25 ribu KK tapi kita naikkan kuotanya jadi 40 ribu KK di Deliserdang, ujarnya kepada beberapa media cetak.

Awalnya direncanakan hanya untuk tiga bulan kemudian diputuskan untuk empat bulan terhitung mulai dari bulan April, Mei, Juni dan Juli,”ujar Haris Binar Ginting.

Kadis Kominfo menyebut alokasi anggaran untuk bantuan ini seluruhnya disiapkan Rp 48 miliar. Perinciannya Rp 24 miliar dari dana APBD dan Rp 24 miliar lagi dari Dana Desa.

Ditambahkannya, saat ini Pemerintah Desa dan relawan yang ada di desa masih terus melakukan pendataan agar orang-orang yang nantinya mendapat bantuan benar-benar tepat sasaran.

Statemen inikan jelas lamban dan bertele tele pihak Pemkab Deli Serdang lebih memilih “Data” ketimbang dilihat “Fakta”. Itu sama saja membiarkan Virus Covid- 19 semakin cepat berkembang, padahal Virus Corona sudah menjadi perhatian serius tidak hanya Indonesia tapi sudah menjadi atensi dunia, jelasnya.

Secara terpisah, Jamauddin bendahara Forum Exponen Pemuda Deli Serdang (Forenda) dalam hal penyaluran sembako beliu juga mengaku kecewa. Menurut bendahara Forenda ini, dalam penyaluran sembako kepada masyarakat jangan ada lagi Dusta dan KKN.

Ulasnya juga, dalam kesempitan ini 40 ribu paket masak mau ditangani dinas sosial sendiri tahun depan baru mungkin nyampai ke rakyat maunya persiapan paket nya dapat di kordinir desa masing- masing-masing jadi cepat dan tepat kesasaran, tandasnya Sabtu (11/4/2020). (Hari’S).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wakil Bupati Asahan Resmikan EduDay 2026, Dorong Integrasi AI dan Coding di Sekolah
Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah  yang Lebih Layak
Manasik Haji Akbar Bank Sumut Diikuti 1.661 Jemaah,  Wagub Surya Tekankan Kesiapan Fisik dan Spiritual
PB Pendawa Indonesia Audiensi ke Kanwil Imigrasi Sumut, Dorong Komunikasi Dua Arah
Pembiayaan Berkelanjutan Maybank Indonesia  Kian Bertumbuh di 2025
Kebakaran Gudang Mobil di Kisaran, Belasan Kendaraan Hangus Terbakar
komentar
beritaTerbaru