Jumat, 03 April 2026

Terkait 2 Warga PDP, Status ODP di Kab. Asahan Bertambah 30 Orang

Administrator - Kamis, 09 April 2020 01:18 WIB
Terkait 2 Warga PDP, Status ODP di Kab. Asahan Bertambah 30 Orang

Terkait 2 Warga PDP, Status ODP di Kab. Asahan Bertambah 30 Orang

Baca Juga:

ASAHAN | SUMUT24

Sedikitnya ada 30 (tiga puluh) orang berstatus ODP menyusul naiknya status 2 (dua) warga Kab. Asahan dari ODP (Orang Dalam Pemantauan) menjadi PDP (Pasien Dengan Pengawasan).

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kab Asahan Rahmat Hidayat Siregar, Selasa (08/04/2020), menuturkan data terakhir hingga pukul 18.00 WIB, terkonfirmasi ada 30 orang yang kontak langsung dengan 2 PDP itu.

“30 orang ini telah lakukan isolasi mandiri di rumahnya, dan diawasi oleh petugas kesehatan. Dan tidak menutup kemungkinan jumlah itu akan bertambah, karena petugas masih berada di lapangan untuk pendataan lanjutan”, ujar Rahmat.

Lanjut Rahmat, 30 orang ini terdiri dari 17 warga yang kontak langsung dengan PDP di tempat usaha di wilayah Kec Rahuning dan sudah dilakukan rapid test terhadap 2 (dua) orang, selebihnya menyusul. Kemudian 6 (enam) orang lagi yang merupakan anak, supir dan pekerja dari PDP terindikasi ODP karena kontak langsung juga telah lakukan rapid test di Kec. Simpang Empat.

“Sementara 7 (tujuh) orang yang merupakan anak, menantu dan sahabat dari pasien ODP telah berinisiatif sendiri untuk lakukan rapid test ke RSUD HAMS”, ujar Rahmat.

Rahmat menuturkan 30 orang ini sesuai hasil rapid test masih berstatus negative dan seminggu ke depan akan diperiksa ulang lagi, apakah ada menunjukkan gejala. Dan ini dilakukan sesuai dengan standar penanganan penanggulangan Covid-19.

“Status mereka ODP, dan mereka akan dipantau kesehatannya, secara rutin”, jelas Rahmat.

Adapun update terbaru sampai saat ini jumlah ODP sebanyak 125 orang, dengan jumlah yang selesai karantina 14 hari sebanyak 19 orang, dan tersisa 106 orang. Sementara jumlah PDP sebanyak 2 (dua) orang dan telah dirujuk ke RS Martha Friska Medan, untuk pemeriksaan lanjutan.

“Kita akan terus melakukan pemantauan kepada ODP, dan akan berupaya sebaik mungkin agar Covid-19 bisa diantisipasi sedini mungkin,” jelas Rahmat.

Terpisah, Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang juga merupakan Sekda Kab. Asahan Taufik Zainal Abidin menyempatkan diri untuk meninjau 17 ODP di wilayah Rahuning dan Simpang Empat. Didampingi Kapolsek, Danramil, Camat dan Kepala Puskesmas setempat, dalam kesempatan tersebut Taufik berikan motivasi sekaligus serahkan bantuan beras, uang, dan hand sanitizer kepada 17 ODP tersebut, karena mereka akan diisolasi di rumah selama 14 hari. Begitu juga dengan enam orang lagi diberi bantuan hand sanitizer.

“Kepada para ODP dan masyarakat lainnya jangan khawatir, karena Gugus Tugas bersama tim medis akan selalu siap melayani mereka, bila ada masalah atau keluhan silahkan lapor ke petugas kesehatan,” jelas Taufik.

Selanjutnya beliau juga meminta masyarakat untuk tidak panik terkait adanya warga dengan status PDP di Kab. Asahan. Dirinya juga mengajak masyarakat untuk ikut berjuang melawan penyebaran Covid-19 di Kab. Asahan.

“Ikhtiar dan doa adalah kekuatan, jaga jarak, rajin cuci tangan dengan sabun, hindari keramaian, tetap di rumah bila tidak ada kebutuhan yang mendesak, dan bila keluar rumah pakailah masker serta terapkan perilaku hidup bersih dan sehat bagi diri dan keluarga. Karena dengan kebersamaan, kepatuhan dan doa kita pasti dapat melawan momok Covid-19 ini”, pungkas Taufik. (tmp)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wakil Bupati Asahan Resmikan EduDay 2026, Dorong Integrasi AI dan Coding di Sekolah
Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah  yang Lebih Layak
Manasik Haji Akbar Bank Sumut Diikuti 1.661 Jemaah,  Wagub Surya Tekankan Kesiapan Fisik dan Spiritual
PB Pendawa Indonesia Audiensi ke Kanwil Imigrasi Sumut, Dorong Komunikasi Dua Arah
Pembiayaan Berkelanjutan Maybank Indonesia  Kian Bertumbuh di 2025
Kebakaran Gudang Mobil di Kisaran, Belasan Kendaraan Hangus Terbakar
komentar
beritaTerbaru