Jumat, 03 April 2026

Bupati Soekirman Usulkan Beberapa Hal Penanganan Covid 19, Teleconference Dengan Gubsu

Administrator - Selasa, 07 April 2020 13:26 WIB
Bupati Soekirman Usulkan Beberapa Hal Penanganan Covid 19, Teleconference Dengan Gubsu

Bupati Soekirman Usulkan Beberapa Hal Penanganan Covid 19, Teleconference Dengan Gubsu

Baca Juga:

SERDANG BEDAGAI | SUMUT24

Bahas penanganan virus corona atau Covid 19, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman bersama Bupati/Walikota se-Sumut menggelar video teleconference (vidcon) dengan Gubsu Edy Rahmayadi bertempat di aula rumah dinas Bupati Sergai di Sei Rampah, Senin (6/4/2020).

Turut mendampingi Bupati Soekirman saat vidcon yakni Sekdakab H.M Faisal Hasrimy AP MAP, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD dan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sergai.

Dihadapan Gubsu, Bupati Sergai Ir H Soekirman selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Corona Virus Disease (Covid-19) menyampaikan, bahwa hingga saat ini, pantauan dari 20 Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) yang ada di Sergai belum ada pasien yang dinyatakan positif.

Dari data yang diperoleh, tercatat sebanyak 618 orang berstatus Orang Dalam Pantauan (ODP) dan 11 orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid 19. Dari 11 PDP tersebut, 1 orang meninggal dunia saat akan dirujuk ke Rumah Sakit Martha Priska Medan.

“Hingga saat ini, belum ditemukan pasien yang positif covid 19 di Kabupaten Sergai dan kita berharap hingga kedepannya, Sergai tidak ada yang dinyatakan positif,”ungkap Soekirman kepada Gubsu Edy Rahmayadi.

Untuk menangani covid 19 di Kabupaten Sergai, Soekirman selalu ketua gugus tugas juga mengusulkan beberapa hal kepada Gubsu Edy Rahmayadi. Usulan itu diantaranya tentang APD terutama hazmat atau baju yang aman sekitar 200-an baju hamzat untuk dokter-dokter dan paramedic.

Selanjutnya, Soekirman juga meminta tambahan alat rapid test yang dianggap masih kurang karena hanya 40 alat yang diterima Kabupaten Sergai. Sedangkan terkait masker berstandar nasional, Soekirman juga menyampaikan bahwa Pemkab Sergai terus berupaya menyediakan nya dengan menggunakan dana tak terduga dari dana APBD jumlahnya 449 juta.

“Sesuai petunjuk Menteri Keuangan, terkait dana refocusing dan realokasi, saat ini Pemkab Sergai juga mengalokasikan dana sebesar Rp 15 Milyar. Hari ini Gugus Tugas Penangulangan Covid-19 akan mengevaluasi apa yang sudah dilakukan dan akan membuat rencana untuk kedepannya,”bilang Soekirman.

Selain mengusulkan APD, Rafid Test, Soekirman juga mengusulkan terkait dengan musim tanam, kondisi pangan yang ada di Sergai dan Tebing Tinggi diperkirakan masih aman ditambah stok dari Bulog dan kami sudah turun benih awal April ini. Oleh karenanya, Soekirman memohon kepada lembaga terkait dan Dinas Pertanian agar sarana produksi terutama pupuk subsidi betul-betul tersedia menjelang bulan Ramadhan ini sehingga petani-petani di Kabupaten Sergai tidak lagi diberatkan dengan kesulitan sarana produksi.

“Selain itu, Pemkab Sergai juga sudah merencanakan tentang social safety net dengan memberikan bantuan kepada masyarakat di luar program keluarga harapan (PKH) antara lain guru-guru honorer penyuluh dan wartawan yang peredarannya sangat dipersempit karena social distance dan kami sedang memikirkan agar ada bantuan yang kami ambil dari social safety net tersebut,”pungkasnya.

Sementara itu, tanggapan Gubsu Edy Rahmayadi Dalam Teleconference tersebut menyampaikan beberapa poin penting, pertama, tetap jaga jarak dan menggunakan masker kemanapun pergi, kedua, ada tempat-tempat simpul sebagai RS rujukan Tapanuli Utara, Padang Sidempuan dan di Simalungun serta di Nias.

Sedangkan untuk update akan segera dipenuhi guna mengatasi kesulitan tenaga medis dalam menangani Corona karena banyaknya TKI yang pulang dari luar negeri melalui jalan-jalan tikus.

“Dampak-dampak corona ini sangat berdampak kepada ekonomi. Oleh karenanya, kepada pemerintah daerah agar melakukan refocusing dan realokasi dana dalam rangka menanggulangi kesulitan masyarakat yang terdampak corona ini,”ujar Gubsu.

“Untuk itu, mari kita saling berkoordinasi dan berkomunikasi serta saling bantu dari 33 Kabupaten yang ada di Sumut ini, jika satu saja yang sakit, maka kita semua akan terasa sakit,” tutup Gubsu sembari meminta kepada Pemerintah Daerah, bila memiliki kendala terkait covid 19 bisa menghubungi call center Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara melalui nomor 0821-6490-2482. (bdi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wakil Bupati Asahan Resmikan EduDay 2026, Dorong Integrasi AI dan Coding di Sekolah
Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah  yang Lebih Layak
Manasik Haji Akbar Bank Sumut Diikuti 1.661 Jemaah,  Wagub Surya Tekankan Kesiapan Fisik dan Spiritual
PB Pendawa Indonesia Audiensi ke Kanwil Imigrasi Sumut, Dorong Komunikasi Dua Arah
Pembiayaan Berkelanjutan Maybank Indonesia  Kian Bertumbuh di 2025
Kebakaran Gudang Mobil di Kisaran, Belasan Kendaraan Hangus Terbakar
komentar
beritaTerbaru