Wakil Bupati Asahan Resmikan EduDay 2026, Dorong Integrasi AI dan Coding di Sekolah
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Dinas Pendidikan resmi membuka kegiatan Seminar EduDay 2026 pada Kamis (2/4
News
Bupati Sergai Tegaskan, Warga Dolok Masihul Meninggal Belum Positif Virus Corona
Baca Juga:
SERDANG BEDAGAI | SUMUT24
Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman selaku ketua gugus tugas penanganan covid 19 menegaskan, bahwa warga Kecamatan Dolok Masihul yang meninggal dunia di Rumah Sakit Sultan Sulaiman pada minggu (5/4/2020) kemaren belum bisa dinyatakan positif corona.
Sebab menurutnya, untuk menentukan seseorang itu terjangkit corona virus desease (covid 19) atau tidak, hal ini membutuhkan proses yang panjang, karena harus di uji lab terlebih dahulu di Kemenkes RI di Jakarta.
“Sebelumnya, pihak Dinkes juga sudah melakukan rapid test terhadap pasien, namun hasilnya negatif. Sehingga pasien yang meninggal dunia kemaren itu statusnya masih PDP (Pasien Dalam Pengawasan) covid 19,” ungkap Soekirman saat menggelar konferensi pers di posko penanganan covid 19 Kabupaten Sergai di Rumdis Bupati di Sei Rampah, senin (6/4/2020).
Bupati menjelaskan, bahwa hingga saat ini, Kabupaten Sergai belum ada yang terindikasi virus corona (masih negatif). Meski status ODP covid 19 ini sebanyak 618 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 11 orang, namun Sergai masih negatif orang yang terkena virus corona.
Terkait pasien PDP yang meninggal kemaren lanjut Bupati, merupakan pindahan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi. Pasien ini, baru 1 malam mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Sultan Sulaiman.
Namun, pada saat akan dirujuk ke Rumah Sakit Martha Priska Medan, pasien yang merupakan warga Kecamatan Dolok Masihul ini meninggal dunia diperjalanan.
“Pasien meninggal dunia diperjalanan menuju Rumah Sakit Martha Priska Medan. Dari pemeriksaan awal, pasien sebelumnya mempunyai riwayat penyakit sesak nafas, jantung dan ginjal,” jelas Bupati.
Sedangkan terkait proses pemakaman dan pengkemasan jenazah seperti korban virus corona, Bupati menjelaskan, bahwa itu sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP) dari WHO. Bagi pasien yang diduga suspect corona harus dilakukan sesuai SOP untuk menghindari penyebarannya.
“Ini sudah sesuai SOP dan wajib kita laksanakan,” ucapnya.
Meski begitu, Bupati meminta masyarakat khususnya Kabupaten Sergai untuk tetap tenang dan waspada dengan selalu menjaga kesehatan dan kebersihan. Selain itu juga membatasi aktivitas ke luar kota yang suspect ataupun tempat keramaian.(Bdi)
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Dinas Pendidikan resmi membuka kegiatan Seminar EduDay 2026 pada Kamis (2/4
News
Jakarta PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan Astra danbagian dari Astra Financial, terus berupaya mewujudkan komit
News
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menghadiri pembukaan Manasik Haji Akbar 1447 H/2026 M yang digelar PT Bank Sum
News
MEDAN, Dalam upaya memperkuat hubungan kelembagaan dan membangun komunikasi yang konstruktif, PB Pendawa Indonesia melaksanakan audiensi den
kota
Jakarta, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia atau Bank) mencatat akselerasi mobilisasi pembiayaan berkelanjutan yang melonj
Ekbis
sumut24.co ASAHAN, Sebuah peristiwa menghebohkan terjadi di Jalan Sisingamangaraja, Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Kamis siang, 2 April 20
News
sumut24.co LANGKAT, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN kembali menghadirkan
News
sumut24.co MEDAN, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melaksanakan kunjungan kerja spesifik ke Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan yan
kota
Realisasi Pajak Deli Serdang TW I Tumbuh 34,7 Persen
kota
Bupati Solok Dampingi Wamenko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Ground Breaking Jembatan Gantung Saniang Baka
kota