Kamis, 02 April 2026

Antara Teknologi dan Virus Corona

Administrator - Sabtu, 04 April 2020 02:56 WIB
Antara Teknologi dan Virus Corona

Antara Teknologi dan Virus Corona

Baca Juga:

Oleh : Hasan Basri Siregar

Kecerdasan manusia melalui kemampuan Akalnya, mampu melebihi dari mahkluk lain yang di ciptakan oleh Allah di muka bumi. Hal itu dapat di tandai, manusia dengan akalnya mampu menciptakan pesawat odong- odong sampai dengan pesawat supersonik sejenis pesawat terbang siluman.

Begitu juga ketika menciptakan alat tempur mulai dari ketapel, sampai alat tempur canggih lainnya seperti bom nuklir dan peluru kendali antar benua. Namun sayangnya Manusia terkadang lupa diri, dengan kemampuan Akalnya, ” seolah-olah” manusia itu sudah menganggap segalanya dan semesta alam ini berada dalam genggaman.

Padahal, mari bersama kita lihat di belahan bumi negara negara dengan kecanggihan teknologi otomotif, militer, informasi dan bahkan alat kesehatan seperti, Amerika serikat, Italia, Cina dan Australia tak berkutik bahkan lumpuh perekonomiannya hanya berhadapan dengan binatang sangat kecil lagi halus sejenis Virus Corona atau Covid 19.

Dalam waktu beberapa minggu, kita semua telah tahu tentang Covid-19 dan virus yang menyebabkannya: SARS-CoV-2. Tapi di luar sana juga banyak tersebar kabar miring dan walaupun banyak artikel ilmiah tentang virus ini, masih ada saja informasi ngaco soal asal-muasal virus ini.

Dari spesies hewan mana virus ini berasal? Kelelawar, trenggiling, atau hewan liar lainnya? Dari mana daerah asalnya? Dari sebuah gua atau hutan di Provinsi Hubei, Cina atau di tempat lain?

Pada Desember 2019, 27 dari 41 orang pertama yang masuk rumah sakit (66%) gara-gara Covid-19 pernah pergi ke pasar Wuhan, ibu kota Hubei.

Tapi sebuah studi di Rumah Sakit Wuhan menunjukkan bahwa virus corona baru ini mungkin sama sekali tak berhubungan dengan pasar atau daging binatang yang dijual di sana. Alasannya, orang pertama yang terinfeksi virus ini tidak pernah pergi ke pasar tersebut.

Senada dengan penelitian itu, hasil pengurutan genom terhadap virus Sars-Cov-2 juga menunjukkan bahwa virus ini muncul sejak November, bukan pada Desember.

Temuan ini memantik pertanyaan, apa hubungan antara wabah Covid-19 dan binatang liar?.

Simaklah firman allah berikut ini :

“Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya,  “Jadilah”, maka jadilah ia.”   (Q.S. 36 : 82)

Di dalam hadis Qudsi di sebutkan, yang artinya.

“Aku adalah gudang yang tersembunyi. Maka Aku suka agar Aku di kenal, lalu aku ciptakan makhluk supaya ia mengenal aku. ”

Di dalam surat Yunus Allah berfirman :

Sesungguhnya Tuhan kamu Dialah Allah yang menciptakan langit dan Bumi dalam enam masa kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy (singgasana) untuk mengatur segala urusan. Tidak ada yang dapat memberi syafaat kecuali setelah ada izin-Nya. Itulah Allah, Tuhanmu, maka sembahlah Dia. Apakah kamu tidak mengambil pelajaran?  (Q.S 10: 3)

Oleh karenanya, menghadapi musibah mulai dari gunung meletus, sunami, angin tornado atau Wabah penyakit disebabkan Virus Covid 19, semua kecanggihan yang di ciptakan manusia itu, kalau terus dipertahankan dengan kesombongannya, yakinlah bukan Hikmah yang didapat, melainkan kehancuran yang sejadi-jadinya.

Dalam hal musibah, bagi orang yang ber-Iman menempatkan keadaan jiwanya dengan tawakal kepada Allah SWT. Bukan menentang dengan kecanggihan teknologi, selain memohon ampunan juga dijadikan instrospeksi.

Semua yang bergerak di langit dan bumi tak terlepas dari pengamatan dan izin dari Sang Pencipta, itulah sebabnya orang-orang beriman jiwanya selalu bertawakal, apalagi nyata di dalam Al Qur’an Allah SWT berfirman, antara lain;

وَإِن يَمْسَسْكَ اللَّـهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ ۖ وَإِن يَمْسَسْكَ بِخَيْرٍ فَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ﴿١٧﴾

“Dan jika Allah menimpakan marabahaya kepadamu, maka tidak ada yang bisa mengangkatnya kecuali Dia. Dan jika Allah menimpakan kebaikan kepadamu, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al-An’am[6]: 17)

Juga Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman:

وَإِن يَمْسَسْكَ اللَّـهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ ۖ وَإِن يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَادَّ لِفَضْلِهِ ۚ يُصِيبُ بِهِ مَن يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۚ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ ﴿١٠٧﴾

“Dan jika Allah menimpakan marabahaya kepadamu, maka tidak ada yang bisa mengangkatnya kecuali Dia. Dan jika Allah menginginkan kebaikan kepadamu maka tidak ada yang bisa menolak karuniaNya. Allah memberikan kebaikan kepada siapa yang Dia kehendaki dari para hambaNya dan Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Yunus[10]: 107)

Mudah mudahan tulisan singkat dihari Sabtu pagi ini (4/4/2020) bisa mengembalikan kita ke posisi ” Kesadaran” ingat mengingatkan dalam hal kebaikan semoga pula dapat mengubah kita dari ” Keterlenaan”. Sehingga kitapun tersadar bahwa kita mahluk yang dijadikan. ***

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah  yang Lebih Layak
Manasik Haji Akbar Bank Sumut Diikuti 1.661 Jemaah,  Wagub Surya Tekankan Kesiapan Fisik dan Spiritual
PB Pendawa Indonesia Audiensi ke Kanwil Imigrasi Sumut, Dorong Komunikasi Dua Arah
Pembiayaan Berkelanjutan Maybank Indonesia  Kian Bertumbuh di 2025
Kebakaran Gudang Mobil di Kisaran, Belasan Kendaraan Hangus Terbakar
Air Mata Haru Di Langkat, PLN Wujudkan Rumah Layak Dan Harapan Baru Untuk Keluarga Prasejahtera
komentar
beritaTerbaru