Kamis, 02 April 2026

Perintah Berdiam Dirumah, Pemerintah Harus Beri Solusi Kebutuhan Pokok Cukup

Administrator - Rabu, 01 April 2020 06:27 WIB
Perintah Berdiam Dirumah, Pemerintah Harus Beri Solusi Kebutuhan Pokok Cukup

Perintah Berdiam Dirumah, Pemerintah Harus Beri Solusi Kebutuhan Pokok Cukup

Baca Juga:

Oleh : Hasan Basri Siregar wartawan Sumut24

Dampak virus corona yang sudah membuat masyarakat di dunia ketakutan dan was-was. Ditambah lagi adanya maklumat Kapolri agar berdiam dirumah dan tidak berkumpul-kumpul. Memang ada baiknya untuk memutus tali rantai virus corona, akan tetapi harusnya pemerintah memberikan solusi yang konkrit dengan ketersedian kebutuham pokok masyarakat yang cukup dirumah. Kalau itu belum diterapkan sama halnya masyarakat akan terus keluar rumah untuk mencari sesuap nasi, karena negara tak memberikan jaminan hanya diperintah berdiam diri dirumah. Bagaimana masyarakat ekonomi kecil menghidupi keluarganya, tidak seperti ASN kerja dirumah tapi gaji jalan terus.

Begitu juga kalau kita mengacu dampak dari penularan Virus Covid 19 dan daya tahannya di permukaan, dari hasil tes yang dilakukan oleh para ilmuwan dari National Institutes of Health, Princeton University dan University of California, Los Angeles, langkah pemerintah untuk melakukan kebijakan stay at home segera dilaksanakan.

kebijakan pemerintah terkait penanganan Virus Covid 19, yang menurutnya belum tepat sasaran, karena pemerintah hanya memberikan himbauan saja tanpa solusi. Memang kita apresiasi keputusan presiden untuk mengratiskan pembayaran listrik bagi masyarakat kecil dan adanya kebijakan Pemprovsu untuk membayar PKB tanpa denda selama virus corona ini. Namun juga harusnya merata diberikan bantuan kepada masyarakat yang berdiam diri dirumah sehingga maklumat dan protokol kesehatan dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan pemerintah.

Anjuran stay at home tanpa diimbangi pemerintahan pusat maupun daerah dengan pemberian makanan dan nutrisi untuk meningkatan kualitas Imun warganya satu atau dua minggu kedepan adalah sia-sia.

Pasalnya, hasil pekerjaan peneliti yang diterbitkan Rabu, 11 Maret 2020, dikutip dari Time, menunjukkan bahwa virus corona dapat menyebar melalui udara serta dari menyentuh benda-benda yang terkontaminasi oleh orang lain yang memilikinya, selain kontak langsung orang-ke-orang.

Tak tanggung-tanggung, penelitian ini dipimpin langsung oleh, Julie Fischer, seorang profesor mikrobiologi di Universitas Georgetown.

“Ini adalah pekerjaan padat yang menjawab pertanyaan yang diajukan orang,” dan menunjukkan nilai dan pentingnya nasihat kebersihan yang ditekankan oleh pejabat kesehatan masyarakat, jelas profesor Julie Fischer.

Ditemukan bahwa virus yang layak dapat dideteksi hingga tiga jam kemudian di udara, hingga empat jam pada tembaga, hingga 24 jam pada kardus dan hingga dua hingga tiga hari pada plastik dan stainless steel.

Untuk penelitian ini, para peneliti menggunakan alat nebulizer untuk menempatkan sampel virus baru ke udara, meniru apa yang mungkin terjadi jika orang yang terinfeksi batuk atau membuat virus mengudara dengan cara lain.

Oleh karenanya, apa yang dilakukan Pemkab Deli Serdang dengan mengelontorkan anggaran sampai puluhan milyar, seumpama, “menuang garam kelautan”.

Hal itu dapat ditandai, Pemkab Deli Serdang lebih memilih malakukan penyemprotan disinfektan bagi bagi sarung tangan dan masker, ketimbang ke-substansinya, yakni berdiam dirumah dengan jaminan pasokan makanan beberapa hari kedepannya.

Secara terpisah, Jamauddin wakil bendahara ferum Exponen Pemuda Deli Serdang ( Forenda) saat dihubungi Rabu (1/4) juga mengatakan, Hal yang paling mendasar aja belum tersentuh Pemkab DS. contohnya saat ini lebih banyak masyarakat yang tidak pakai masker dari pada yang pake.

Urainya lagi, bukan masyarakat tak bisa beli tapi barang tu yang gak ada dijual apalagi sampek masalah pemberian sembako jadi menurut saya gerak cepat pemerintah dalam pemberian masker dan sembako kepada masyarakat harus gerak secepatnya.

Hasil tangkapan nelayan sekarang hampir tidak laku, ikan di jual murah ,sementara kebutuhan rumah tidak bisa terpenuhi kalok ini dibiarkan berlarut nanti masyarakat bawah bisa anarkis maka saya berharap tolong pemerintah gerak secepatnya, tandas Jamauddin. ***

(Penulis juga wakil sekretaris forum Exponen Pemuda Deli Serdang)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa Amankan Terduga Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Desa Limau Manis
Smandu Fair II 2026 Ditutup, Ajang Kreativitas Siswa se Sumut
Kadishub Padangsidimpuan Jadi Tersangka, Diduga Terima Setoran Rp432 Juta dari Pengelolaan Parkir
GenBI Komisariat UNPAB dan Penmaru UNPAB Gelar Sosialisasi Bantuan Pendidikan Kebanksentralan
Gelar Kopdar Bareng Wasekjend DPP AMPI, Surya Darma Sitepu: AMPI Inklusif dan Visioner
Sekdakab Solok, Medison Lantik Dua Pejabat JPT Pratama dan 11 Fungsional Dilantik di Lingkup Pemkab
komentar
beritaTerbaru