Jelang HUT ke-81 RI, Ratusan Warga Binaan Lapas Gunungtua Ikuti Cek Kesehatan Gratis
Jelang HUT ke81 RI, Ratusan Warga Binaan Lapas Gunungtua Ikuti Cek Kesehatan Gratis
kota
SERGAI | SUMUT24 Anak adalah potensi yang sangat penting, selain sebagai generasi penerus bangsa, anak juga penentu kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang akan menjadi pilar utama pembangunan nasional sehingga perlu dilindungi dan dipenuhi hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh dan berkembang dalam suatu lingkungan yang layak anak.
Baca Juga:
Kasus kekerasan terhadap anak seakan tidak ada habisnya sebagai sorotan media, karena kasus ini merupakan fenomena sosial yang sangat memprihatinkan. Untuk itulah peran masyarakat dan tenaga pendidik sekaligus peran keluarga melindungi anak dari lingkungan yang terkadang tidak ramah/layak bagi pertumbuhan dan keselamatan mereka.
Demikian dikemukakan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Soekirman dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi Pelatihan Sekolah Ramah Anak Bagi Pendidik dan Tenaga Pendidik di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Kamis (19/5).
Hadir dalam acara tersebut narasumber dari Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI yaitu Kabid Pemenuhan Hak Anak atas Pendidikan Agus Wiryanto, Kasubbid Pemenuhan Hak Anak atas Ruang Kreatifitas dan Budaya Anggin Nuzula Rahma, dan Puteri Bainuriza Qodriz, mewakili Yayasan Kerlip Yanti Sri Yulianti, Kadis Pendidikan Sergai Joni Walker Manik, Kepala BP2AKB Irwani Jamilah, para Kepala Sekolah, Komite Sekolah, guru bimbingan konseling dan wali murid dan undangan lainnya.
Lebih lanjut dikemukakan Bupati Soekirman dalam rangka upaya perwujudan percepatan di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat, salah satunya Kabupaten Layak Anak (KLA), Pemkab pada tahun ini meningkatkan berbagai kebijakan, program dan kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan bagi anak, diantaranya dengan telah ditetapkannya beberapa sekolah yang menginisiasi sekolah ramah anak.
“Untuk mewujudkan sekolah yang ramah anak, perlu dilakukan berbagai upaya pengintegrasian sumber daya yang berkelanjutan dan terpadu, isu-isu perlindungan dan peningkatan kualitas anak sejak proses perencanaan, penyusunan, pengimplementasian dalam perencanaan pembangunan,” ucap Bupati Soekirman.
Sebelumnya Kepala BP2AKB Irwani Jamilah, selaku ketua panitia penyelenggara melaporkan kegiatan yang berlangsung 19-20 Mei 2016 dihadiri 120 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, komite sekolah, guru bimbingan konseling dan wali murid.
Terdapat 10 sekolah yang akan dijadikan sebagai model sekolah ramah anak Tahun 2016 yaitu SDN Batang Terap, SMPN 2 Pegajahan, SMPN 1 Pantai Cermin, SMPN 2 Sei Rampah, SMPN 2 Dolok Masihul, SMAN 1 Pegajahan, SMAN 1 Perbaungan, SMAN 1 Sei Rampah dan SMAN Bandar Khalifah.(Bdi)
Jelang HUT ke81 RI, Ratusan Warga Binaan Lapas Gunungtua Ikuti Cek Kesehatan Gratis
kota
Turnamen Futsal Pelajar SeTabagsel di Paluta Resmi Ditutup, SD Tadika Raya dan SMPN 1 Padang Bolak Jadi Juara
kota
Wabup Madina Atika Ingatkan Orang Tua, Jangan Biarkan Anak Terlalu Larut dengan HP
kota
HMI PadangsidimpuanTapsel Resmi Dilantik, Kapolres Noval Dorong Kader Jadi Pemimpin Intelektual dan Responsif
kota
Kapolres Padangsidimpuan Noval Desky Silaturahmi dengan Ustadz Rahmad, Bahas Kamtibmas dan Sinergitas
kota
Jadi Pembina Upacara di SMKN 3 Padangsidimpuan, Kapolres AKBP Noval Ingatkan Siswa Bijak Gunakan AI
kota
Irigasi Rusak Ancam Sawah Petani, Wabup Madina Apresiasi Respons Cepat Warga dan PT SMGP
kota
Di Tengah Tugas Berantas Narkoba, Satresnarkoba Tapsel Tebar Kepedulian
kota
Malam Makin Larut, Polisi Justru Keliling! Polres Padang Lawas Bidik Balap Liar dan Begal
kota
Kamar Kos Jadi Titik Edar Sabu, Wanita Muda Diciduk Polisi di Medan Tuntungan
kota