Kamis, 02 April 2026

Gunawan Benjamin: Sikat Spekulan Gula Putih

Administrator - Senin, 30 Maret 2020 12:55 WIB
Gunawan Benjamin: Sikat Spekulan Gula Putih

Gunawan Benjamin: Sikat Spekulan Gula Putih Medan I SUMUT24 Harga gula pasar di pasar tradisional naik cukup signifikan. Harga di beberapa pedagang pasar tradisional di kota Medan menyebutkan bahwa harga gula pasir telah menyentuh Rp 18.000 per Kg. Kenaikan harga gula sebesar itu jelas akan membebani masyarakat.

Baca Juga:

“Selama pemantauan saya di lapangan dalam 4 bulan terakhir. Kelangkaan gula premium di pasar modern seperti alfamidi/indomaret itu mulai terjadi. Dan di dua bulan terakhir pasokan gula di sejumlah pasar modern tidak ada,” ungkap Ketua Tim Pemantau Harga Pangan Sumut, Gunawan Benjamin, Senin (30/3/2020).

Hal inilah yang membuat harga gula premium berkemasan mengalami kenaikan dikisaran Rp 14.500 hingga Rp 15.000 per Kg sejauh ini. Kelangkaan gula ini terjadi secara nasional. Namun, anehnya harga gula curah atau gula lokal harganya justru dalam rentang Rp 15.000 hingga Rp 16.000 per Kg. “Ini yang menjadi pertanyaan besar. Berarti masyarakat yang biasa mengkonsumsi gula curah mengalami kesulitan karena tidak mendapatkan stok,” terangnya.

Padahal harga eceran tertinggi gula itu seharusnya berada di kisaran Rp 12.500 per Kg. Nah jelas harga yang diterima pedagang sejauh ini jauh diatas harga eceran tersebut. “Meskipun di sejumlah pasar modern mengalami kelangkaan barang, tetapi di beberapa toko modern seperti Maju Bersama, atau Irian tetap menjual gula pasir. Hanya saja pembeliannya di batasi. Itu hasil temuan kita di lapangan,” terangnya.

Kalau saat ini ditemukan adanya harga gula pasir yang mencapai Rp 18.000 per Kg. Maka hal ini sangat wajar terjadi. Mengingat harga di tingkat distributor yang dijual kepedagang itu sudah mencapai Rp 16.400 per Kg nya. Atau mengalami kenaikan harga sekitar Rp 25 ribu per zaknya.

“Secara pribadi, saya mempertanyakan mengapa harga gula premium ini harganya bisa lebih murah dibandingkan dengan gula curah. Padahal kalau ditelusuri lebih dalam lagi, gula dalam kemasan ini tentunya memiliki biaya kemasan yang jelas akan mempengaruhi harganya,” terangnya.

Sebelumnya saat gula curah dijual di bawah Rp 12.500 per Kg, harga gula kemasan itu ada yang dijual mencapai Rp 14.000 per Kg nya. Kalau saat ini harga gula putih kemasan itu masih dikisaran Rp 14.500 hingga Rp 15.000, sementara gula pasir lokal itu dijual dikisaran Rp 18.000 per Kg.

“Maka kalau kita bicara “otak kotor” layaknya spekulan nakal. Maka kita akan membeli gula kemasan, dibuang kemasannya lantas dijual dalam bentuk gula eceran. Jadi perbedaan harga gula ini menjadi pertanyaan besar buat saya. Mengapa bisa terjadi demikian?. Pemerintah harus turun tangan dan sebaiknya dilakukan upaya untuk menetralisir harga gula di pasar,” tandasnya. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Smandu Fair II 2026 Ditutup, Ajang Kreativitas Siswa se Sumut
Kadishub Padangsidimpuan Jadi Tersangka, Diduga Terima Setoran Rp432 Juta dari Pengelolaan Parkir
GenBI Komisariat UNPAB dan Penmaru UNPAB Gelar Sosialisasi Bantuan Pendidikan Kebanksentralan
Gelar Kopdar Bareng Wasekjend DPP AMPI, Surya Darma Sitepu: AMPI Inklusif dan Visioner
Sekdakab Solok, Medison Lantik Dua Pejabat JPT Pratama dan 11 Fungsional Dilantik di Lingkup Pemkab
Alokasi Minimal 35% APBD Kota Medan untuk Medan Utara Mencakup Seluruh Sektor
komentar
beritaTerbaru