Kamis, 02 April 2026

Update Covid-19 Kabupaten Toba, ODP 28 Orang, PDP Nihil

Administrator - Senin, 30 Maret 2020 12:16 WIB
Update Covid-19 Kabupaten Toba, ODP 28 Orang, PDP Nihil

Update Covid-19 Kabupaten Toba, ODP 28 Orang, PDP Nihil

Baca Juga:

Balige|SUMUT24

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) 28 orang di Kabupaten Toba Samosir (Toba) Provinsi Sumatera Utara. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga saat ini kosong atau nihil.

Jumlah ini berdasarkan laporan Data Covid-19 update Senin (30/3/2020) yang diterima sampai pukul 12.00 WIB di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Toba.

Ketua Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Toba, dr.Pontas Batubara, memberitahukan, dari total 25 ODP sebelumnya, sekarang berkurang 5 orang karena masa pemantauan selesai, sisa 20 dan bertambah 8 ODP. Total ODP sekarang 28 orang.

Rincian ODP, dari Tampahan 1 ODP, Balige (15), Laguboti (4), Narumonda (1), Sigumpar (1), Nassau (1), Porsea (1), Lumban Julu (1),dan Habinsaran (3).

Ditanya soal kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) menambah yang sudah ada, Pontas menjawab saat ini sedang dipesan 120-an.

“Karena saat ini sangat susah mendapatkannya dipasaran sehingga bila ada siapa saja yang memiliki informasi soal ini, mohon dibantu memberikan informasinya ke Gugus tugas,” kata Pontas.

Pontas juga menginformasikan PT.Toba Pulp Lestari (TPL) sudah memberikan bantuan ke Pemkab Toba sebanyak 10 unit Thermo scanner yang bisa dengan cepat mengecek suhu tubuh orang. Alat imi akan segera didistribusikan.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas (Kadis) Pembangunan Masyarakat Desa Perlindungan Perempuan dan Anak (PMD PPA) Toba, Henry Silalahi mengatakan Dana Desa dapat digunakan untuk penanganan Covid-19, sesuai Surat Edaran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa. Selanjutnya hal ini dipertegas kepada seluruh kepala desa melalui Surat Bupati Toba tertanggal 29 Maret 2020.

Hal senada disambangi anggota DPRD Toba, St.Sabaruddin Tambunan berharap semua kepala desa se-Toba langsung melakukan aksi sesuai dengan aturan untuk turut aktif melakukan penanganan antisipasi penyebaran virus Covid-19 ini.

Hal lainnya mengenai masa belajar pelajar PAUD/TK,SD dan SMP di Toba, Kadis Pendidikan Toba, Parlinggoman Panjaitan menyebutkan, dari semula akhir masa belajar di rumah pada tanggal 3 April 2020, diperpanjang sampai tanggal 11 April 2020.

Dikatakan Parlinggoman, para guru akan memberikan tambahan bahan pelajaran melalui telepon atau WhatsApp (WA) kepada siswa atau orang tua.

“Orang tua agar ikut berperan aktif memperhatikan anak belajar di rumah dan melarang ke Warnet bila tidak perlu,” kata Parlinggoman.

Ditambahkan Ujian Nasional 2020 dibatalkan dan akan digunakan rata-rata buku rapor. Untuk SD memakai nilai dari kelas 4-6. Sementara SMP nilai dari kelas 7-9. Kebijakan memakai ujian semester 6 untuk SMP. secara daring tidak dapat dilaksanakan karena jaringan internet belum tersedia semuanya di wilayah Kabupaten Toba.

Sebelumnya Bupati Toba Darwin Siagian menyebutkan kepada wartawan, para ASN sudah dinstruksikan agar membuat shift kerja di lingkungan OPD masing-masing. (des)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Smandu Fair II 2026 Ditutup, Ajang Kreativitas Siswa se Sumut
Kadishub Padangsidimpuan Jadi Tersangka, Diduga Terima Setoran Rp432 Juta dari Pengelolaan Parkir
GenBI Komisariat UNPAB dan Penmaru UNPAB Gelar Sosialisasi Bantuan Pendidikan Kebanksentralan
Gelar Kopdar Bareng Wasekjend DPP AMPI, Surya Darma Sitepu: AMPI Inklusif dan Visioner
Sekdakab Solok, Medison Lantik Dua Pejabat JPT Pratama dan 11 Fungsional Dilantik di Lingkup Pemkab
Alokasi Minimal 35% APBD Kota Medan untuk Medan Utara Mencakup Seluruh Sektor
komentar
beritaTerbaru