Di Forum Pangan Nasional APEKSI, Wali Kota Medan Dorong Kerja Sama Antardaerah Atasi Keterbatasan Lahan
sumut24.co MedanMenjadi kota metropolitan dengan keterbatasan lahan pertanian bukan berarti pasrah terhadap ancaman krisis pangan, melaink
kota
DPRD Sumut Terima Audiensi Kompak Madina
Baca Juga:
Medan|SUMUT24 Mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Pergerakan Kabupaten Mandailing Natal (Kompak Madina) melakukan audiensi dengan anggota DPRD Sumut terkait permasalahan tambang yang ada di wilayah Kabupaten Madina.
Para mahasiswa Kompak Madina diterima oleh H. Harun Musthafa Nasution (wakil Ketua DPRD Sumut), Rahmat Rayyan Nasution Komisi B fraksi Gerindra dan Parsulian Tambunan Komisi B fraksi Nasdem.
Taufik Pulungan selaku Ketua Kompak Madina menyampaikan bahwa kegiatan audiensi ini merupakan tindak lanjut dari aksi penyampaian aspirasi masyarakat pada 12 Desember 2019 lalu di halaman gedung Kantor DPRD Kabupaten Madina, terkait adanya wacana Gubernur Sumatera Utara untuk menutup tambang liar yang ada di wilayah Kabupaten Madina.
“Dalam aspirasi tersebut, masyarakat menyampaikan beberapa tuntutan, pertama meminta pemerintah Kabupaten Madina untuk segera menetapkan regulasi terkait kegiatan tambang yang dikelola oleh masyarakat Madina, sehingga kegiatan tambang yang dilakukan oleh masyarakat tidak dinilai illegal,” kata Taufik kepada medanbisnisdaily.com, Kamis (5/3).
Kedua, tambahnya lagi, mengadakan dan menetapkan sebuah lokalisasi pengolahan supaya limbah tidak menyebar ke pemukiman warga sehingga dapat mengantisipasi dan meminimalisir dampak bahaya merkuri yang dinilai membahayakan kesehatan masyarakat.
“Jadi dalam audiensi ini kita menyampaikan aspirasi masyarakat Madina yang intinya jika pemerintah benar-benar ingin menutup kegiatan tambang yang dilakukan masyarakat di wilayah Kabupaten Madina dengan alasan merusak lingkungan dan ekosistem alam, maka pemerintah juga mengevaluasi kembali terkait izin yang telah dikantongi oleh perusahaan pertambangan yang ada di wilayah Kabupaten Madina karena tidak menutup kemungkinan mereka tidak patuh terhadap aturan dan ketentuan yang ada,” tegasnya.
Terkait aspirasi tersebut, H. Harun Musthafa Nasution selaku Wakil Ketua DPRD Sumut menyampaikan tanggapan bahwa wacana penutupan kegiatan tambang yang dilakukan masyarakat Madina merupakan bukti kepedulian terhadap ekosistem alam di daerah tersebut.
“Terkait regulasi mengenai kegiatan tambang yang dilakukan oleh masyarakat sampai saat ini belum ada regulasi khusus yang mengaturnya, maka ke depan kita akan berusaha untuk melakukan kajian dengan berbagai pihak sehingga dapat menetapkan regulasi terkait hal tersebut,” pungkasnya.(Red)
sumut24.co MedanMenjadi kota metropolitan dengan keterbatasan lahan pertanian bukan berarti pasrah terhadap ancaman krisis pangan, melaink
kota
Jakarta, SUMUT24.CO Wakil Ketua DPR RI, Ir. Sufmi Dasco Ahmad, menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Aliansi Guru dan Karyawan
Politik
Wakil Bupati Pakpak Bharat Pimpin Upacara Peringatan Harganas Ke 33
kota
Bupati Asri Ludin Hadiri Peresmian Gedung Universitas ST Bhinneka, Dorong SDM Unggul dan Inovatif
kota
Bank Sumut Salurkan Zakat Pegawai, 100 Anak Ikuti Khitan Massal
kota
Medan, Sumut24.co Kabar membanggakan datang dari Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB). Salah seorang dosennya, Dr. Nuraini Kemalas
Profil
LTKP Desak Wali Kota Medan Evaluasi Kadis Pariwisata, GEMES IX 2026 Dinilai Minim Inovasi dan Disorot Soal Anggaran Rp2,5 Miliar
News
Pemburu Dollar Juara! Kapolres Tapsel Cup Road to ESport Kapolri Cup 2026 Sukses Cetak Talenta Esports Baru
kota
150 Anak Ikut Khitanan Massal Gratis, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Apresiasi Kolaborasi TP PKK dan Berbagai Mitra
kota
Rp2 Miliar Digelontorkan! Bupati Putra Mahkota Sulap Sampah Padang Lawas Jadi Paving Block dan Pupuk
kota