Kamis, 02 April 2026

Angkot Masuk Jurang, 3 Santri Purba Baru Meninggal

Administrator - Rabu, 04 Maret 2020 15:05 WIB
Angkot Masuk Jurang, 3 Santri Purba Baru Meninggal

Purba Baru I SUMUT24 Innalillahi wainnailaihi rojiun. Duka “menyelimuti” Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi (LSM), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut.

Baca Juga:

Tiga pelajar (santri) meninggal dunia, satu luka parah, serta 20 korban lain mengalami luka-luka akibat angkot yang mereka tumpangi masuk jurang di Desa Hutarimbaru, Panyabungan Selatan, Madina, Sumut, pada Selasa (3/3) sekitar pukul 18.30.

Korban meninggal adalah Muhammad Iqbal (15), Muhammad Ansori (15), dan Husni (16). Ketiganya beralamat di Desa Purba Baru, LSM, Madina.

Iqbal dan Ansori mengembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju RSUD Panyabungan. Mereka mengalami luka robek pada bagian kepala belakang. Selain itu, tampak dari hidung keluar darah.

Seorang lagi yang meregang nyawa akibat musibah ini adalah Husni (16). Almarhum meninggal di daerah Kotanopan, saat dalam perjalanan menuju Bukittinggi, Sumbar. Luka dialami cukup serius sehingga terpaksa hendak dirujuk ke RSU Bukittinggi.

Namun Yangkuasa berkehendak lain, baru sekitar 45 setelah berangkat dari RSUD Panyabungan ada informasi korban sudah meninggal dunia.

Sebagian korban yang merupakan kalangan pelajar dan santri. Saat dirawat di RSUD Panyabungan, ia tak sadarkan diri. Dari hidung dan telinga keluar darah.

Seorang korban luka parah lainnya, yaitu Fatur (14), alamat, Desa Purba baru. Ia mengalami luka robek pada kepala bagian belakang dan hilang kesadaran.

Karena kondisinya parah, ia pun dibawa ke Bukittinggi untuk mendapat penanganan medis lebih baik. Hingga berita ini tulis pukul 02.45, belum ada informasi mengenai kondisi korban.

Sumber wartawan menyebutkan, Ikbal merupakan anak Idris. Sedangkan Ansori anak dari almarhum Romodon dan Fitri Rangkuti.

Korban bernama Fatur Rohman merupakan anak dari Husein Rangkuti. Hingga berita ini ditulis masih dalam perjalanan menuju RSU Bukittinggi.

Para korban mayoritas adalah santri Musthafawiyah Purba Baru yang mengisi waktu libur Selasa ke Sopo Tinjak, Kecamatan Batang Natal, Madina. Sebagian lagi warga Purba Baru, dan dari sekitar Kota Panyabungan.

Angkot naas yang menyebabkan pelajar meninggal dan luka-luka. Kecelakaan tragis ini terjadi bermula ketika angkot trayek 02 Nopol BB-1720-RA yang dikemudikan Ahmad Riadi Tanjung atau Blek melaju kecepatan tinggi dari arah Muarasoma (Batang Natal) menuju Jembatan Merah (LSM).

Akibat melaju kecepatan tinggi dengan jumlah penumpang 24 orang–di dalam dan atas angkot–, saat melintas di tikungan menurun dekat RM. Aek Saroga, Desa Hutarimbaru, Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina, pengemudi tak bisa mengendalikan stir.

Brakkk….angkot sarat muatan tersebut terjun ke jurang sedalam 30 meter. Saat itu suasana kampung sedang sepi sebab bertepatan waktu magrib.Jeritan para penumpang memecah keheningan.

Beruntung ada beberapa pengendara sepeda motor yang mendengar suara benturan keras dan teriakan minta tolong para pelajar, sehingga mereka langsung menghentikan laju kendaraan.

Setelah dipastikan ada mobil masuk jurang, mereka meminta bantuan warga. Dalam sekejap warga berdatangan untuk memberikan pertolongan. Medan yang sulit membuat proses evakuasi sedikit terhambat, apalagi kondisi angkot dalam keadaan terbalik.

Mustafa Bakri, pimpinan Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, sangat terpukul atas musibah ini sebab sebagian besar korbannya adalah santrinya. “Karena Selasa libur, mereka pergi rekreasi ke Sopo Tinjak,” katanya ketika ditemui di RSUD Panyabungan.

Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi,S.Ik.,Msi., melalui Kasatlantas AKP. Herliandri, SH., membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut..

“Kami masih melakukan pendataan serta membantu menangani korban di rumah sakit, “ katanya.

Selain petugas medis RSUD Panyabungan, tampak juga anggota polisi dan TNI membantu penangan terhadap para korban. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
SPPG Aek Marian Dibuka! Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution: Jangan Sampai Gizi Anak Terabaikan
Wabup Madina Sidak Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah, Atika: Jangan Bagus Hanya Saat Dikunjungi!
Wabup Atika Lepas 133 Jamaah Manasik Haji Bank Sumut, Pesan Tegas: Fokus Ibadah, Bukan Media Sosial!
Bupati Padang Lawas Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan
Pasien RSH Terpaksa Amputasi, Direktur RS Permata Madina Fokus Hadapi Somasi
Respons Cepat! Polres Padangsidimpuan Dalami Kasus Penemuan Mayat “Boru Limbong” di Aek Tampang
komentar
beritaTerbaru