Baca Juga:
PAKPAK BHARAT I Â SUMUT24.co
Keriuhan melanda Kabupaten Pakpak Bharat semenjak subuh, terutama seputaran kota Salak, dengan konsentrasi di Lapangan Napasengkut pada Kamis (16/01), saat kedatangan hampir seribu mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada 36 Desa di Kabupaten ini dengan menggunakan puluhan bus.
“Untunglah mereka tidak mengenali saya yang hanya menggunakan kain sarung setelah melaksanakan ibadah sholat subuhâ€, gurau Pj. Bupati mengomentari aktivitas mahasiswa-mahasiswi yang berseliweran di Salak. Rasa kegembiraan terpancar di raut wajah Pj. Bupati menyambut implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Dalam apel penyambutan di Lapangan Napasengkut yang dikomandani Ka. Dinas Pendidikan, Mester Padang, S.Pd, MM, Pj. Bupati mengucapkan selamat datang kepada seluruh civitas akademika UINSU yang akan turun langsung mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku perkuliahan untuk memberdayakan masyarakat.
“Kami menyambut baik dan berterima kasih atas kesediaan UINSU memilih kegiatan KKN di Pakpak Bharat walaupun ini bukan yang perdana di Kabupaten Pakpak Bharat karena pernah juga dilaksanakan oleh USU serta UGMâ€, ujar Pj. Bupati seraya berpesan untuk menjunjung tinggi nilai budaya serta nama baik almamater.
“Berikan kontribusi yang konstruktif, serta pemikiran dan tenaga untuk memajukan Kabupaten ini serta menjadi teladan dan panutan bagi masyarakatâ€, tambah Asren Nasution, dan meminta agar sesegera mungkin beradaptasi serta berkoordinasi dengan pemerintah setempat.
Hal yang sama juga diutarakan Ketua DPRD, Sonni P. Berutu, S.Th. Seraya menyapa akrab para mahasiswa, beliau meminta agar para tamu ini tetap menjaga etika serta perilaku yang tidak menodai adat dan budaya. “Tunjukkan semangat persaudaraan, serta patuhi aturan adat yang ada sembari berinovasi dan berkreasi untuk memberikan sumbangsih terbaik bagi masyarakatâ€, terangnya.
Ketua DPRD juga meminta perhatian yang lebih dari para mahasiswa KKN dalam melihat potensi yang ada di Desa serta kebutuhan mendasar lainnya. “Aplikasikanlah ilmu yang anda pelajari dari kampus ke tengah-tengah masyarakatâ€, tandasnya.
Secara resmi kelompok-kelompok mahasiswa ini dilepas oleh Kapolres, AKBP Alamsyah P. Hasibuan, SIK, MH bersama perwakilan Forkopimda menuju Desa-desa tujuan mereka dengan didampingi masing-masing Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). KKN periode ini akan dilaksanakan selama satu bulan dan berakhir pada tanggal 15 Februari 2020.(RBM)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News