Selasa, 31 Maret 2026

Batang Angkola Kecamatan Terbaik, Gubernur: Camat Harus Reaktif dan Responsif

Administrator - Rabu, 15 Januari 2020 11:46 WIB
Batang Angkola Kecamatan Terbaik,  Gubernur: Camat Harus Reaktif dan Responsif

 

Baca Juga:

LUBUKPAKAM I SUMUT24

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyerahkan Tunggul Kecamatan Terbaik Tingkat Provinsi Sumut Tahun 2019 kategori pemerintah kabupaten kepada Kecamatan Bangun Purba di Alun Alun Kantor Bupati Deliserdang, Rabu (15/01).

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan penghargaan kepada 5 kecamatan terbaik. Di antaranya Kecamatan Batang Angkola (Tapanuli Selatan), Kecamatan Kisaran Barat (Asahan), Kecamatan Sei Rampah (Serdang Bedagai), Kecamatan Pematang Jaya (Langkat), dan Kecamatan Aek Kuo (Labuhanbatu Utara). Pemenang mendapatkan piagam, trophy serta bantuan dana pembinaan kecamatan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Juga diserahkan penghargaan kepada Danramil 19 Bangun Purba Ishak Iskandar dan Kapolsek Bangun Purba Sudarjanto. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi kepada kedua instansi ini dalam penilaian kecamatan terbaik.

Penyerahan Tunggul diawali dengan apel yang dipimpin oleh Gubernur Edy Rahmayadi. Pada kesempatan itu Gubernur berpesan kepada para camat yang hadir agar reaktif dan responsif terhadap kondisi di sekitarnya. Jika tidak, kepercayaan masyarakat akan berkurang.

“Tentunya hal ini juga bertujuan untuk melayani masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing,” ujar Edy Rahmayadi yang hadir bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi.

Camat juga harus bersinergi dengan unsur pemerintahan setempat. Seperti Danramil, Kapolsek, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat dan lain sebagainya. Hal tersebut sangat penting dilakukan agar setiap permasalahan di wilayahnya dapat diselesaikan dengan baik dan tepat.

Seorang camat harus pula memiliki pengetahuan mengenai tata kelola pemerintahan. “Sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan tegas dan cepat serta terhindar dari keputusan yang menimbulkan polemik,” kata Gubernur.

Turut hadir Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, Wakil Bupati Deliserdang Ali Yusuf Siregar, Wakil Bupati Tapsel Aswin Effendi, para camat terbaik, kepala desa se-Kabupaten Deliserdang, para ASN Deliserdang, organisasi kepemudaan dan masyarakat. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tambang Ilegal Marak, Pemprov Sumut Siapkan Pemetaan dan Libatkan Aparat Hukum
Disperindag ESDM : 44 IUP Aktif, PAD Tambang Sumut Baru Rp4,5 Miliar
Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026
Harga Tak Stabil, Kadis Perindag ESDM Sumut Ungkap Masalah Distribusi hingga Dugaan Kartel
Operasi Ketupat Toba 2026 Tekan Gangguan Kamtibmas 24,27 Persen, Kecelakaan Lalu Lintas di Sumut Turun Signifikan
Gebrakan Baru, Biliar Ladies Pool League Sumut
komentar
beritaTerbaru