Sekjen PBB Kutuk Keras Gugurnya Penjaga Perdamaian Indonesia di Lebanon
BEIRUT Sekretaris Jenderal Perserikatan BangsaBangsa (PBB) Antnio Guterres secara tegas mengecam insiden yang menewaskan seorang pe
News
Baca Juga:
- Sekjen PBB Kutuk Keras Gugurnya Penjaga Perdamaian Indonesia di Lebanon
- PLN UID Sumatera Utara Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penandatanganan SPJBTL Dan MoU, Tambah Daya 49,99 MVA Dari Sektor Industri Dan Akademik
- Pastikan Keselamatan Penerbangan, Polresta Deli Serdang Tes Urine Kepada Awak Kabin Garuda Indonesia*
Serdang Bedagai I Sumut24
Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya, sabtu (14/12) menghadiri Seminar Nasional Kita Pancasila yang bertemakan “Penanaman Ideologi Pancasila Sejak Dini Dalam Mencegah Paham Radikalisme dan Intoleransi” bertempat Objek wisata pantai Woong Rame Kacamatan Pantai Cermin.
Hadir juga pada kesempatan itu, Kapolda Sumatera Utara yang diwakili Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Sumut AKBP Ahyan, Anggota Dewan Pengarah Pangan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Romo Beni, Founder Rumah Aspirasi Milenial (RAM) Elvi Yuliana Napitupulu.
Tuan Guru Batak Dr. H. Ahmad Sabbang El Rahmany Rajagukguk, MA, Anggota DPRD Sergai, Pimpinan OPD Sergai, serta ribuan peserta yang merupakan pelajar dari berbagai SMA se-Sergai
Wabup Sergai Darma Wijaya dalam sambutannya mengatakan, bahwa seiring dengan lajunya modernisasi dan perkembangan teknologi informasi yang semakin kompleks akan memberikan kemudahan bagi kehidupan manusia. Berbagai pengaruh negatif juga terdapat didalamnya, seperti maraknya penyalahgunaan dan peredaran narkoba, perkelahian antar pelajar dan berbagai kasus lainnya.
Untuk menangkal terjadinya degradasi moral anak bangsa ini, lanjutnya, diperlukan adanya penanaman ideologi Pancasila sejak dini dalam mencegah paham radikalisme dan intoleransi.
“Setiap generasi adalah masyarakat baru yang harus memperoleh pengetahuan, mempelajari keahlian dan mengembangkan karakter atau watak publik maupun pribadi yang sejalan dengan demokrasi. Sikap mental ini harus dipelihara dan dipupuk melalui perkataan dan pengajaran serta kekuatan keteladanan,â€ungkapnya.
Wabup juga menegaskan, bahwa pembinaan terhadap generasi muda menjadi warga negara yang baik, harus menjadi perhatian utama kita bersama, karena tidak ada tugas yang lebih penting dari pengembangan warga negara yang bertanggung jawab, efektif dan terdidik.
Olehkarenanya, dalam hal ini sangat diperlukan penanaman ideologi Pancasila sejak dini dalam mencegah paham radikalisme dan intoleransi perlu dilaksanakan sejak dini kepada para generasi muda penerus bangsa.
“Saya yakin, bahwa dengan semakin kuat dan kokohnya pemahaman tentang penanaman ideologi Pancasila sejak dini dalam mencegah paham radikalisme dan intoleransi, akan dapat menjadi benteng kokoh dari pengaruh pengarusutamaan negatif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi dan informasi tersebut,â€pungkasnya.(Bdi)
BEIRUT Sekretaris Jenderal Perserikatan BangsaBangsa (PBB) Antnio Guterres secara tegas mengecam insiden yang menewaskan seorang pe
News
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan eko
kota
Pastikan Keselamatan Penerbangan, Polresta Deli Serdang Tes Urine Kepada Awak Kabin Garuda Indonesia
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promotion be
kota
sumut24.co JakartaKementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) memberikan perhatian serius terhadap kasus hukum yan
Umum
Rektor UNPAB Ajak Perkuat Kebersamaan di Halal Bihalal YPSA 1447 H
kota
Rektor UNPAB Ajak Perkuat Kebersamaan di Halal Bihalal YPSA 1447 H
kota
Medan sumut24.co Personil Unit Reskrim Polsek Medan Kota Polrestabes Medan meringkus 2 (dua) orang laki laki pelaku Pencurian Sepeda Motor
Hukum
LPA Medan Buka Pusat Layanan Pengaduan Anak
kota
sumut24.co MEDAN, Setiap tahun, kompetisi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia semakin ketat. Pada UTBKSNBT 2025, tercatat leb
kota