Baca Juga:
Medan I SUMUT24.co
Menerima aspirasi puluhan mahasiswa dari Organisasi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu Anti Korupsi (OMMBAK) Sumatra Utara dengan memakai sendal, anggota DPRD Sumut, Muhammad Faisal, dinyatakan telah merendahkan lembaga legislatif.
Ommbak berdemonstrasi ke DPRD Sumut mengadukan kebijakan Gubernur, Edy Rahmayadi, terkait pengangkatan sejumlah kepala dinas yang dianggap tidak benar. Karena bernuansa KKN. Mengangkat pejabat yang tidak berkompeten dibidangnya.
Ommbak mendesak agar Edy Rahmayadi mundur dari jabatannya karena kebijakannya yang justru berpotensi membuat Sumut tidak bermartabat.
Oleh Faisal yang berasal dari Fraksi Partai Amanat Nasional dia menerima aspirasi mahasiswa. Seorang diri dia mendatangi mereka guna didengarkan tuntutannya dan diberi respons.
Tampil rapi dengan pakaian lengan panjang bermotif batik warna coklat, dia memakai celana berbahan kain berwarna senada. Tetapi tidak mengenakan sepatu sebagai alas kaki. Melainkan sendal jepit. Sesuatu yang belum pernah dilakukan anggota DPRD, dengan alasan apapun.
“Mana boleh itu, seorang anggota dewan (DPRD) kan harus rapi. Berpakaian, pakai sepatu, harus lengkap. Namanya terhormat” ujar Ketua sementara DPRD Sumut, Baskami Ginting, ketika ditanyai pendapatnya.
Setiap anggota DPRD Sumut yang berjumlah 100 orang, terangnya, diberi anggaran agar berpakaian rapi. Sebagai orang terhormat.
“Nanti akan kita ingatkan itu, masak pakai sendal, apalagi saat menerima rakyat,” tegas Baskami. (red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News