Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24
Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi, menanggapi maraknya aksi unjuk rasa pelajar di Indonesia, khususnya di Sumut. Menurutnya akan ditelusuri apa penyebab pelajar ikut unjuk rasa.
“Nanti kita cari kenapa kok anak sekolah sampai segitu, kan belum pernah ini terjadi,” sebut Gubernur Edy menjawab wartawan di Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, Senin (30/9/2019).
Sebagaimana diketahui dalam aksi unjuk rasa di kawasan DPRD Medan dan DPRD Sumut, para pelajar menengah atas di Medan turun berunjuk rasa. Bahkan sebagian dari tuntutan mereka aneh, misalnya menuntut dilegalkannya ganja.
Menurut Gubernur Edy, Pemprov Sumut masih melarang para pelajar berunjuk rasa, apalagi di jam pelajaran. “Dan tak usah ikut-ikut hal seperti itu, untuk anak-anak sekolah ya khususnya anak SLTA ke bawah. Apa itu ya ini yang sedang kita pelajari,” ujar Edy.
Bahkan menurut Gubernur Edy, bukanlah kapasitas anak sekolah untuk berunjuk rasa. Bahkan ia yakin para pelajar tidak mengerti tujuan mereka ikut berunjuk rasa. “Mungkin dia tak mengerti apa yang dia lakukan,” sebut Edy.
Terkait hal itu pun, dia mengaku sudah menyampaikannya kepada para sekolah agar para pelajar fokus belajar. “Kepala sekolahnya sudah saya beritahu, kemarin sudah saya beritahu ke kepala dinas pendidikan, coba panggil kepala sekolah, anak sekolah belajarlah dulu, nanti kalau sudah pintar baru bahas bangsa ini,” pungkas Edy. (W03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News