Kamis, 29 Oktober 2026

PLN UIP Sumbagut Perkuat Sistem Interkoneksi

Administrator - Senin, 30 September 2019 13:39 WIB
PLN UIP Sumbagut Perkuat Sistem Interkoneksi

MEDAN I SUMUT24

Baca Juga:

Guna memperkuat sistem kelistrikan di Sumatera Utara dan Aceh, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP Sumbagut) terus melakukan pembangunan Gardu Induk (GI), Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) secara masif.

“Jika saat ini kita masih fokus dengan SUTT 150 dan SUTET 275 kV, ke depan kita memiliki target akan membangun SUTET 500 kV seperti halnya di Pulau Jawa,” kata General Manager PLN UIP Sumbagut Octavianus Padudung dalam kegiatan Media Gathering bertema Membangun Komunikasi bersama Media Menuju PT PLN (Persero) UIP Sumbagut Terbaik di kantor PLN UIP Jalan dr Cipto.

Program pemerintah untuk mencapai listrik 35.000 Mega Watt, akan lebih mudah tercapai, dan tol listrik bisa terwujud secepatnya.“Untuk di Sumatera, saat ini sudah tersambung Sistem interkoneksi 275 kV mulai dari Lahat, Sumatera Selatan sampai Pangkalan Susu, (Sumut). Ke depan akan kita lanjutkan sampai ke Aceh meskipun di beberapa tempat Gardu Induk yang kita bangun di Aceh sudah energize,” kata Padudung, Senin (30/9).

Dengan banyaknya pembangunan GI ini, kata Padudung, maka listrik yang dihasilkan bisa powerfull. Karena jika trafo daya semakin tinggi, tentu tegangan loses akan semakin rendah. Ilustrasinya, jika trafo terlalu jauh. Kita memiliki daya 275 kV, mungkin kalau sampai ke Mandailingnatal, paling yang sampai cuma 50 kV, selebih loses. Untuk mengoptimalkan seluruh target, PLN UIP Sumbagut terus melakukan pengembangan sistem kelistrikan, katanya.

Untuk Sumatera Utara, sambungnya, yang kini sedang ‘On Going’ seperti interkoneksi GI 150 kV Rantauprapat ke Labuhanbilik. Kemudian Sibuhuan-Gunung Tua.“Kita juga membangun PLTP 150 kV Sorik Merapi-Natal,” katanya.

Sedangkan dalam distribusi listrik ini, Padudung menjelaskan ada 3 kategori yang digunakan pihaknya.“Di antaranya evakuasi daya transmisi langsung terhubung dengan pembangkit, kemudian perkuatan sistem yang berarti interkoneksi dan bertegangan, terakhir Dediselisasi atau penggantian bahan bakar solar,” katanya.

Padudung juga menjelaskan bila selesai pembangunan PLTMG Arun 2 tahun ini dengan kapasitas 250 MW, dengan tahap awal masuknya interkoneksi daya 180 MW, sehingga ketergantungan Aceh dari Sumut bisa semakin berkurang. Sekarang ini sehari-hari kita kirim daya ke Aceh sekitar 200 MW . Kalau tahun depan daya yang dihasilkan PLTMG Arun itu bisa penuh 250 MW,katanya.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat teras PLN UIP Sumbagut, diantaranya SRM PK Agus Djauhari, SRM Operasi Hartono, SRM Perencanaan M.Abdul Rachman Huda, Manager UPP 1 Jar Eko Sukmawanto, Manager UPP Jar 2 Alfredo Pakpahan, Manager UPP Aceh Khairizal, Asisten Manager Komunikasi Effy dan jajaran Manager Bagian. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kapolda Sumut Ajak Wisudawan UMSU Jaga Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Bupati Dorong SPPG Belanja Kebutuhan dari KDKMP di Labuhan Deli
Avtur Mahal dan Penumpang Sepi, Wings Air Setop Rute JHN–Kualanamu
Patroli Tengah Malam! Timsus Serigala Sakti Polres Palas Antisipasi Begal dan Premanisme
Teriakan Penambang Pasir Gegerkan Sungai Batang Angkola, Ternyata Ada Mayat Mengapung
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Saipullah Nasution Ajak Pemuda Madina Bersatu Menuju Indonesia Emas 2045
komentar
beritaTerbaru