Wajib Pajak Medan Keluhkan Kacaunya Sistem Coretax Tampilan Baru
sumut24.co Medan Wajib pajak yang berdomisili Kota Medan mengeluhkan sistem Coretax tampilan terbaru yang dan dikembangkan oleh Direktorat
Ekbis
Baca Juga:
Medan|SUMUT24 Pendiri dan Komisaris Lembaga Survei Kedai Kopi, Hendri Satrio menyebut akan terjadi pertarungan yang sengit apabil Dahnil Anzar Simanjuntak dan Bobby Nasution sama-sama maju pada kontestasi Pilkada Medan 2020.
“Apabila bang Dahnil dan mas Bobby maju dalam sebuah kompetisi yang sama, itu seru banget sama saja seperti The Real Medan Final, mudah-mudahan mas Bobby bisa maju,” katanya saat menghadiri peresmian Begawan Kopie milik Dahnil Anzar Simanjuntak, Sabtu malam (7/9).
Disebutkannya, secara popularitas, Dahnil Anzar Simanjuntak sudah cukup dikenal. Namun, tantangannya adalah bagaimana untuk bisa memobilisasi pendukungnya agar mau datang ke TPS pada hari pencoblosan. Sebab, di Pilkada Medan 2015, tingkat partisipasi masyarakat hanya berkisar 27 %.
“Kalau menurut saya itu tantangannya, kalau saya survei apapun tentang popularitas, elektabilitas, kalau partisipasi masyarakat kecil, nanti akan sulit, bayangkan aja ada wali kota dipilih 27% dari jumlah DPT, itu kecil sekali,” urainya.
Dahnil, kata dia, memilili ciri khas kata-kata yang menyebut tentang perubahan, Indonesia lebih baik, Indonesia harus berubah.
“Kalau saya lihat itu harus digunakan di Medan. Pengalaman bang Dahnil keliling Indonesia bisa diterapkan, dan aset terbesar Dahnil, yakni emak-emak. Bagaimana emak-emak mengajak keluarganya untuk memilih Dahnil, bukan tidak mungkin Medan akan punya wali kota baru,” jelas pengamat politik yang sering muncul di televisi itu.
Mengenai petahana yang kemungkinan akan kembali bertarung di Pilkada 2020, Hendri menilai masyarakat akan melihat kinerjanya.
“Petahana yang dilihat kerja nyatanya, kerjanya sampe mana, kalau kerjanya biasa aja, siap-siap gantian,” tegasnya.
Mengenai kans Bobby bertarung di Pilkada Medan, ia menilai itu akan baik bagi proses demokrasi. “Apapun yang diputuskan mas Bobby, maju silahkan, kalau tidak maju itu hak dia,” tuturnya.
Persoalan terbesar yang akan dihadapi Bobby, dikatakan Henri adalah bagaimana mendapatkan izin dari Presiden Jokowi. Menurutnya, Jokowi merupakan tipe pemimpin yang jujur, kemudian tidak ingin ada catat citra.
“Kalau mas Bobby maju ada kesamaan antara mas Bobby dengan pemimpin yang senang sekali mengajukan kerabat terdekatnya untuk menjadi kepala daerah. Itu semua kembali berpulang kepada mas Bobby,” tuturnya.(Red)
sumut24.co Medan Wajib pajak yang berdomisili Kota Medan mengeluhkan sistem Coretax tampilan terbaru yang dan dikembangkan oleh Direktorat
Ekbis
Kuasa Hukum Medan Surati Kapolri, Ombudsman hingga Presiden Soal Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Rotasi Besar di Polda Sumut, Dirkrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh Pecah Bintang.
kota
PT Jasamarga Kualanamu Tol Pertahankan Kinerja Positif dan Perkuat Komitmen Keberlanjutan Sepanjang Tahun 2025
kota
Bentrok Mencekam di Areal PT Bridgestone Berujung Pembakaran Kendaraan.
kota
Keresahan di Pemko Medan Menguat, Dugaan Intervensi Oknum Pimpinan DPRD Sumut soal Proyek dan Jabatan Jadi Sorotan
kota
Pelindo Belawan Peringati Hari Pelaut Sedunia 2026, Resmikan Shuttle Service untuk Tingkatkan Layanan Awak Kapal
kota
Jampidsus Bekali Aspidsus dan Kajari SeIndonesia, Tekankan Kepemimpinan, Integritas, dan Komunikasi Publik
kota
Desa Hamparan Perak Siap Lawan Stunting dengan Kelengkapan Alat Posyandu
kota
Kapolresta Deli Serdang Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Dua Kapolsek Jajaran
kota