Kamis, 25 Juni 2026

Rektor ITM: Kerjasama PTS Lokal ke Depan Perlu Digalakkan

Administrator - Selasa, 13 Agustus 2019 14:19 WIB
Rektor ITM: Kerjasama PTS Lokal ke Depan Perlu Digalakkan

 

Baca Juga:

MEDAN I SUMUT24

Program kemitraan antar perguruan tinggi swasta (PTS) yang diwujudkan oleh empat universitas hendaknya dapat ditindaklanjuti dalam kerja nyata yang konkrit sehingga dapat menyahuti tuntutan pengembangan institusi yang lebih baik ke depannya.

“Kita menawarkan tindak lanjut (follow up) agar institusi perguruan tinggi yang sudah menandatangani naskah nota kesepahaman bisa mengetahui kelemahan di universitasnya,” kata Rektor Institut Teknologi Medan (ITM) Dr Mahrizal Masri MT usai menjalin kerjasama dengan 4 PTS di Sumut antara lain dengan UMA, UNPAB, UISU dan ITM di kampus UMA Jalan Kolam Medan Estate, kemarin.

Dikatakannya, kerjasama itu sangatlah tepat bila saja dukungan dan bantuan positif dari ke-4 PTS yang sudah melakukan kerjasama dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan institusinya masing-masing. “Sudah tentu universitas memiliki kelemahan, karenanya harus saling membantu,” katanya.

Mahrizal menjelaskan, selama ini kerjasama universitas selalu dengan perguruan tinggi di luar negeri. ITM misalnya, sejak 2007 sudah menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi di Malaysia dan Singapura di bidang pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas mahasiswa maupun lulusan.

Karenanya, ITM sebagai anggota program IMT-GT (Indonesia, Malaysia, Thailand) selalu mengikuti berbagai even kegiatan setiap tahunnya. Khusus pengembangan SDM, pendidikan lanjutan dosen jenjang S2 dan S3, pemberian diskon beasiswa pendidikan bagi staf pengajar, pertukaran dosen dan mahasiswa dan lainnya.

Menurut Mahrizal lulusan S3 Malaysia ini, kehadiran perguruan tinggi luar negeri sudah saatnya dikurangi dan intensitas kerjasama dengan PTS lokal ke depanya perlu digalakkan. “Jangan lagi antar PTS bersaing karena mengejar calon mahasiswa baru, tapi perlu sinergitas yang saling menguntungkan dan bermanfaat. “Rezeki sudah diatur. Yang terpenting adalah peningkatan kualitas, layanan akademik dan peningkatan institusi,” katanya.

Dikatakannya, adanya kekurangan dan kelebihan sebuah PTS itu hendaknya bisa menciptakan iklim sehat di dalam persaingan mewujudkan kepercayaan publik dan masyarakat terhadap PTS tersebut. “Walaupun kita sadari bahwa kenyataan selama ini PTS berlomba mencari calon mahasiswa dan akhirnya PTS lokal selama ini kurang bersatu,” ujarnya.

Dari pengalaman menjalin MoU dengan PT di luar negeri , ITM merasa seperti dengan University Sultan Abdi Malaysia dan Sokhla University Thailand belum tuntas untuk tindak lajut implementasi program kerjasamanya. Namun begitu dia mengharapkan agar kerjasama dengan 4 PTS ini bisa terus terbina dengan baik.

Rektor berharap kerjasama ini akan mampu meningkatkan akreditasi A dari Kemenristekdikti. Sebab sangat banyak program kerja LL-Dikti Sumut yang harus dicapai oleh semua institusi pendidikan tinggi termasuk ITM. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Harumkan Almamater, DPP IKA UMA Apresiasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai
Endra Putra Gunawan Resmi Mendaftar Calon Wali Nagari Aie Dingin, Usung Visi “Nagari Aie Dingin Mandiri Nan Madani”
Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
Untuk Tingkatkan Pelayanan dan Penyuluhan Kesehatan Bupati Solok Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Solok
Rico Waas Dinilai Pemimpin untuk Semua, Tandatangani Prasasti Revitalisasi Gereja St. Antonius
Dorong Peran Kampus, Pemko Medan Ajak Mahasiswa Jadi Garda Edukasi Lingkungan dan Antinarkoba
komentar
beritaTerbaru