Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
kota
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24
Program kemitraan antar perguruan tinggi swasta (PTS) yang diwujudkan oleh empat universitas hendaknya dapat ditindaklanjuti dalam kerja nyata yang konkrit sehingga dapat menyahuti tuntutan pengembangan institusi yang lebih baik ke depannya.
“Kita menawarkan tindak lanjut (follow up) agar institusi perguruan tinggi yang sudah menandatangani naskah nota kesepahaman bisa mengetahui kelemahan di universitasnya,†kata Rektor Institut Teknologi Medan (ITM) Dr Mahrizal Masri MT usai menjalin kerjasama dengan 4 PTS di Sumut antara lain dengan UMA, UNPAB, UISU dan ITM di kampus UMA Jalan Kolam Medan Estate, kemarin.
Dikatakannya, kerjasama itu sangatlah tepat bila saja dukungan dan bantuan positif dari ke-4 PTS yang sudah melakukan kerjasama dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan institusinya masing-masing. “Sudah tentu universitas memiliki kelemahan, karenanya harus saling membantu,†katanya.
Mahrizal menjelaskan, selama ini kerjasama universitas selalu dengan perguruan tinggi di luar negeri. ITM misalnya, sejak 2007 sudah menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi di Malaysia dan Singapura di bidang pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas mahasiswa maupun lulusan.
Karenanya, ITM sebagai anggota program IMT-GT (Indonesia, Malaysia, Thailand) selalu mengikuti berbagai even kegiatan setiap tahunnya. Khusus pengembangan SDM, pendidikan lanjutan dosen jenjang S2 dan S3, pemberian diskon beasiswa pendidikan bagi staf pengajar, pertukaran dosen dan mahasiswa dan lainnya.
Menurut Mahrizal lulusan S3 Malaysia ini, kehadiran perguruan tinggi luar negeri sudah saatnya dikurangi dan intensitas kerjasama dengan PTS lokal ke depanya perlu digalakkan. “Jangan lagi antar PTS bersaing karena mengejar calon mahasiswa baru, tapi perlu sinergitas yang saling menguntungkan dan bermanfaat. “Rezeki sudah diatur. Yang terpenting adalah peningkatan kualitas, layanan akademik dan peningkatan institusi,†katanya.
Dikatakannya, adanya kekurangan dan kelebihan sebuah PTS itu hendaknya bisa menciptakan iklim sehat di dalam persaingan mewujudkan kepercayaan publik dan masyarakat terhadap PTS tersebut. “Walaupun kita sadari bahwa kenyataan selama ini PTS berlomba mencari calon mahasiswa dan akhirnya PTS lokal selama ini kurang bersatu,†ujarnya.
Dari pengalaman menjalin MoU dengan PT di luar negeri , ITM merasa seperti dengan University Sultan Abdi Malaysia dan Sokhla University Thailand belum tuntas untuk tindak lajut implementasi program kerjasamanya. Namun begitu dia mengharapkan agar kerjasama dengan 4 PTS ini bisa terus terbina dengan baik.
Rektor berharap kerjasama ini akan mampu meningkatkan akreditasi A dari Kemenristekdikti. Sebab sangat banyak program kerja LL-Dikti Sumut yang harus dicapai oleh semua institusi pendidikan tinggi termasuk ITM. (C04)
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
kota
Putra Personel Polres Tapsel Cetak Prestasi Nasional, Gussa Oliver Jadi Paskibraka di Istana
kota
Tongkat Estafet Berganti, Herizal Yusuf Jadi Kalapas Baru Kelas IIB Padangsidimpuan
kota
Musim Kemarau, Bupati Palas Tekankan BPBD Siaga 24 Jam dan Alat Berat Jangan Sampai Rusak
kota
Polres Padang Lawas Dekat dengan Santri, Santunan Anak Yatim Warnai Silaturahmi di Masjid Al Amanah
kota
Membanggakan! Mahasiswa USU Asal Sidimpuan Ruly Vairuz Terpilih Ikuti Pertamina Youth Program 2026
kota
Firmanto, SE Tokoh Muda Selatan Kabupaten Solok Didapuk Jadi Pemateri Bimtek Teknis UMKM Berbasis Digital Angkatan II SeSolok Raya
kota
Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional Digelar di Kabupaten Solok
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik
kota
sumut24.co DeliserdangPerusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan tarif
Umum