Bupati Paluta Gandeng Kejari dan Polres, Aduan Pemerintahan Tak Boleh Salah Penanganan
Bupati Paluta Gandeng Kejari dan Polres, Aduan Pemerintahan Tak Boleh Salah Penanganan
News
MEDAN I SUMUT24.co Biro Organisasi dan Tatalaksana Setda Provsu kini giat mensosialisasikan 8 Area Perubahan Reformasi Birokrasi yang menjadi kerangka acuan dalam perubahan kinerja birokrasi dan ASN di lingkungan Pemprovsu guna mewujudkan visi Gubenur Sumatera Utara menjadikan Sumut Bermartabat Kepada wartawan, Senin (29/7) Kepala Biro Organisasi dan Tatalaksana Faisal Hasyrimi AP, MAP secara rinci menjelaskan makna 8 area perubahan reformasi biurokrasi yang menjadi paradigma baru kinerja birokrasi dan ASN Pemprovsu dalam mewujudkan layanan publik yang bermartabat.
Baca Juga:
“Delapan poin area perubahan reaformasi birokrasi ini bukan barang baru karena sebelumnya sudah termuat dalam Perpres No.81/2010 dan PERMENPAN No.11/2015 tentang Grand Desain Reformasi Birokrasi . Kami mencoba mensosialisasikan kembali poin-poin ini guna mendorong kinerja birokrasi menjadi sebuah budaya kerja baru di lingkungan Pemprovsu,” kata Faisal.
Poin – poin ini meliputi organisasi yang dimaknai sebagai organisasi yang tepat fungsi dan tepat guna (right sizing) sesuai kebutuhan Pemprovsu untuk mewujudkan visi-misi Gubernur dan Wakil Gunernur Sumatera Utara.
Kedua , tatalaksana yang mencakup system dan prosedur kerja yang jelas, efektif dan efesien sehingga diharapkan masing-masing OPD mulai dari pimpinan hingga staf memiliki kerangka acuan kerja masing-masing.
“Semua harus memiliki SOP (Standar Operasional Prosedur) dalam bekerja dan sekarang kita ‘breakdone’ sampe kepada Kasubbag hingga staf ke bawahnya. Apa tugas dan tanggungjawabnya,” ucap Faisal.
Ketiga adalah Peraturan Perundang-undangan, dimana semua regulasi dan aturan maupun produk hukum yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi harus selaras dan tidak tumpang tindih.
“Poin perubahan keempat adalah Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur yang profesional, kredibel dan bertanggungjawab dalam setiap tugas dan fungsinya. SDM meliputi kompetensi, netralitas, capable, sejahtera dan berkinerja tinggi, SDM ini juga menjadi fokus perhatian Gubernur, salah satunya menghapuskan segala macam bentuk pungli apapun.
Apalagi Pemprovsu sekarang sudah melakukan sistem keuangan elektronik jadi tidak ada lagi transaksi manual. Begitu juga dengan pendidikan dan latihan untuk mengasah kemampuan masing-masing SDM aparatur,” sebutnya.
Poin perubahan selanjutnya adalah pengawasan yang melekat (waskat) baik internal maupun menyeluruh seperti Inspektorat untuk mewujudkan terciptanya penyelenggaraan pemerintahan yang berish dan bebas KKN (Korupsi, Klusi dan Nepotisme).
Area perubahan keenam adalah terciptanya kinerja birokrasi yang akuntabel dengan mengedepankan budaya-budaya kerja yang memiliki kapasitas dan kredibilitas sehingga semua capaian-capain maupun program-program untuk mewujudkan Sumut Bermartabat dapat dipertanggungjawabkan.
“Semua kinerja birokrasi harus kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan,” tandas Faisal.
Berikutnya adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik yang prima karena menyangkut hajat hidup orang banyak sesuai harapan masyarakat.
“Segala bentuk pelayanan publik yang dikelola Pemprovsu haruslah mudah, murah dan efesien.
Misalnya layanan perizinan satu pintu yang sudah punya standar aturan sendiri atau layanan Samsat yang mudah maupun bentuk layanan lainnya,” sebut Faisal.
Terakhir, kata mantan Kepala Biro Umum Setda Provsu ini, dari semua poin area perubahan reformasi birokrasi ini nantinya akan menciptakan cara pikir dan budaya kerja (mindset dan culture set) birokrasi yang tinggi dengan aparatur yang mumpuni.
“Roh dari kedelapan poin ini nantinya akan memunculkan budaya-budaya kerja birokrasi yang berintegritas dan penuh inovasi. Itulah mindset dan culture set aparatur. Meskipun tidak mudah namun kami yakin reformasi birokrasi di lingkungan Pemprovsu bisa berjalan baik demi mewujudkan cita-cita Sumut Bermartabat,” kata Faisal.(W03)
Bupati Paluta Gandeng Kejari dan Polres, Aduan Pemerintahan Tak Boleh Salah Penanganan
News
Ketua TPPKK Kabupaten Solok Edukasi Pelajar Paninggahan tentang Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Anak
News
sumut24.co MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPT
Umum
sumut24.co MedanDinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut) mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan i
Umum
sumut24.co MEDAN, Riset Universitas Sumatera Utara mengungkap potensi tanaman obat lokal melalui teknologi ekstraksi ramah lingkungan, iden
kota
sumut24.co KISARAN, Bunda PAUD Kabupaten Asahan secara resmi membuka kegiatan Peragaan Manasik Haji Cilik Tingkat PAUD Kabupaten Asahan Tah
News
sumut24.co MEDAN, Harapan dapat hadir melalui hal sederhana bantuan untuk memenuhi kebutuhan keluarga atau darah yang tersedia saat seseor
kota
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) meraih Mandaya Awards 2026 kategori Perguruan Tinggi berkat program pengembangan Agrowis
kota
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., memimpin langsung pelaksanaan Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Kabupa
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Peredaran barang ilegal di wilayah pesisir Sumatera Utara kembali menjadi perhatian aparat penegak hukum.Sebanyak
News