Kamis, 20 Agustus 2026

Produksi Jeruk Karo Berkurang 32.839 Ton

Administrator - Senin, 22 Juli 2019 14:55 WIB
Produksi Jeruk Karo Berkurang 32.839 Ton

Tanah Karo|SUMUT24 Produksi jeruk di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara (Sumut), berkurang 32.839 ton. Penurunan ini dikarenakan serangan hama dan penyakit yang akhirnya areal pertanaman jeruk menyusut.

Baca Juga:

“Hama lalat buah merupakan faktor dominan dibanding serangan hama penyakit lainnya. Itu yang membuat petani enggan untuk kembali menanam jeruk. Mereka beralih ke tanaman kopi. Jeruk sudah menjadi ikon bagi daerah ini dan harus dipertahankan,” ujar Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Karo, Metehsa Karo-Karo, Senin (22/7).

Berdasar data Dinas Pertanian Kabupaten Karo, luas areal pertanaman jeruk pada tahun 2017 seluas 8.530 hektare dengan luas areal panen 5.099 hektare dan produksinya sebanyak 245.213 ton.

Sementara pada tahun 2018, luas pertanaman jeruk 7.044 hektare dengan luas areal panen 4.153 hektare dan hasil produksinya 212.374 ton.

Menurut Metehsa Karo-Karo, untuk meminimalisir penyakit dan hama dilakukan pemasangan jaring pada areal pertanaman. Namun, katanya, solusi itu masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Untuk itu, pihaknya akan berupaya untuk meminimalisir masalah serangan wabah lalat buah, termasuk sosialisasi keseratakan pemasangan perangkap dan penyemprotan teratur.

“Selama ini petani memasang jaring dengan tiang bambu. Masalahnya terletak pada daya tahan. Saat ini kami sedang melakukan penelitian penggunaan tiang besi. Biaya per hektarnya sekitar Rp 60 juta. Jaring bertiang besi diharapkan akan lebih betahan lama. Serangan lalat buah terminimalisir, biaya produksi penyemprotan juga akan berkurang. Dengan berhasilnya metode ini nantinya, kita harapkan minat menanam jeruk kembali meningkat,” terang Metehsa.(Red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
Putra Personel Polres Tapsel Cetak Prestasi Nasional, Gussa Oliver Jadi Paskibraka di Istana
Tongkat Estafet Berganti, Herizal Yusuf Jadi Kalapas Baru Kelas IIB Padangsidimpuan
Musim Kemarau, Bupati Palas Tekankan BPBD Siaga 24 Jam dan Alat Berat Jangan Sampai Rusak
Polres Padang Lawas Dekat dengan Santri, Santunan Anak Yatim Warnai Silaturahmi di Masjid Al Amanah
Membanggakan! Mahasiswa USU Asal Sidimpuan Ruly Vairuz Terpilih Ikuti Pertamina Youth Program 2026
komentar
beritaTerbaru