Rabu, 24 Juni 2026

PJ BUPATI TINJAU DESA TANJUNG MERIAH PERBATASAN SUMUT-ACEH

Administrator - Kamis, 09 Mei 2019 16:21 WIB
PJ BUPATI TINJAU DESA TANJUNG MERIAH PERBATASAN SUMUT-ACEH

Pakpak Bharat I Sumut24 Sebagai bagian dalam kinerjanya untuk membangun dan memajukan Desa-desa demi mewujudkan Sumatera Utara yang bermartabat, Pj. Bupati Pakpak Bharat, Dr. H. Asren Nasution, MA, melakukan peninjauan langsung desa-desa yang berbatasan dengan Provinsi Aceh.

Baca Juga:

Bersama Asisten Pemerintahan, Inspektur Kabupaten, Ka. Dinas Pertanian, Ka. Dinas Sosial, Plt. Ka. Dinas PU, Camat STTU Jehe dan beberapa pejabat administrator serta pejabat pengawas lingkup Pemkab Pakpak Bharat, Pj. Bupati meninjau langsung batas Provinsi Sumatera Utara dengan Aceh di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan STTU Jehe.

Bupati bersama rombongan menyaksikan langsung posisi Pilar Batas Utama (PBU) yang berada di Jalan Nasional berhadapan dengan Gapura Provinsi Aceh. Bupati menyayangkan kondisi gapura memasuki Provinsi Sumatera Utara yang kupak-kapik dan sepertinya sudah puluhan tahun tidak mendapat perhatian dan dirawat.

“Semoga Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terketuk hatinya untuk merenovasi dan mempercantik gapura di batas antar provinsi ini karena hal inilah yang menjadi wajah Sumatera Utara dan posisi Kabupaten Pakpak Bharat juga sama dengan posisi Kabupaten lain yang berada di perbatasan, menjadi gerbang Sumatera Utara”, ungkapnya.

Pasca peninjauan ini, Pj. Bupati beserta rombongan juga berbuka puasa bersama masyarakat dan perangkat Desa Tanjung Mulia, sembari bersilaturahmi dan beramah tamah dengan masyarakat setempat.

Sebelumnya, Pj. Bupati mengawali kunjungan kerjanya ke Desa Malum, Kecamatan STTU Jehe. Desa yang terdiri dari 135 KK ini termasuk terpencil dengan mata pencaharian sebagian besar penduduknya bertani gambir dan posisi sebelah utara Kabupaten Pakpak Bharat, berbatasan langsung dengan Kabupaten Dairi dan Kota Subulussalam, Provinsi Aceh.

Pj. Bupati merasa trenyuh karena masih ada Desa di Kabupaten Pakpak Bharat yang belum menikmati energi listrik dari PLN. Selain itu kondisi jalan yang berbukit-bukit untuk menuju Desa ini sejauh 4 kilometer dari jalan nasional dengan sebagian besar (2,5 km) dalam kondisi rusak. Beliau segera menginstruksikan pejabat terkait untuk mengagendakan dalam rangka membangun infrastruktur yang menjadi prioritas utama di Desa ini.

Pj. Bupati mengutarakan bahwa Desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Dairi pada hutan di bukit Delleng Cemberen dan Kota Subulussalam dengan hutan di Delleng Wani juga merupakan gerbang Provinsi Sumatera Utara, walaupun bukan jalur umum. “Semoga dengan perubahan-perubahan yang terjadi di Desa Malum ini nantinya akan memberi kininduma bagi Desa dan masyarakatnya”, pungkas Asren Nasution seraya berharap kepada masyarakat untuk tetap optimis dan menyampaikan segala kekurangan dapat diatasi jika dilakukan bersama-sama. (RBM)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PLN UP3 Binjai Perkuat Iklim Investasi Dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penandatanganan SPJBTL 13,63 MVA
Pererat Ikatan, Dandim 0208/Asahan Sambut Audiensi Kajari Batu Bara
PT BI Jangan Giring Opini Sepihak, Humas PT SBP: Bila Terus Berlanjut Akan Segera Lakukan Upaya Hukum
Perkuat Sinergi, Kodam I/Bukit Barisan Rayakan HUT ke 76 Bersama Rakyat
56 Lokasi di Asahan Masuk Program P3-TGAI 2026, Perkuat Irigasi dan Ketahanan Pangan
Sederhana, Nyaman, Selalu Cocok: Mengapa T-Shirt Tak Pernah Tergantikan dalam Keseharian Pria Sebuah cerita dari Hector Souto, pelatih Tim Nasional Fu
komentar
beritaTerbaru