Baca Juga:
Laguboti|SUMUT24,
Untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum Serentak tanggal 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Toba Samosir gelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS 001, Desa sitoluama, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Rabu (3/4).
Ketua KPUD Tobasa Hendri M Pardosi, mengatakan, simulasi itu digelar layaknya pemungutan dan penghitungan suara yang akan digelar serentak dalam waktu dekat ini. “Jadi, kegiatan ini adalah simulasi riil, nyata seperti yang akan kita gelar dalam pemilu serentak 17 April nanti,” tutur Hendri.
Disela sela berjalannya simulasi,
Rantu Pasaribu, Komisioner KPU divisi Teknis bersama Komisioner KPU Divisi hukum, Sahat Sibarani, mengatakan, sejumlah mahasiswa yang masuk daftar pemilih tambahan dan padatnya mobilisasi di daerah itu menjadi dasar penentuan lokasi simulasi.
Rantu menambahkan, simulasi tersebut dimaksudkan untuk menganalisa berbagai kendala yang mungkin terjadi di TPS.
“Kemudian memberikan pelatihan secara langsung kepada KPPS terkait tugas dan wewenang masing-masing, menghitung waktu secara bertahap utk estimasi waktu, pelatihan KPPS terkait tugas dan wewenang masing-masing, memperhitungkan estimasi waktu setiap proses, sekaligus sosialisasi pemilu kepada masyarakat luas,” jelasnya.
Pemilih yang akan mengikuti pemungutan suara wajib membawa formulir undangan atau C6 dan KTP elektronik. Bagi warga yang tidak membawa, petugas tetap akan menolaknya.
Lima kertas suara yakni warna abu abu untuk memilih calon presiden dan wakil presiden, warna kuning untuk memilih DPR Ri, warna merah untuk memilih DPD, warna biru untuk memilih DPRD Provinsi dan warna hijau untuk memilih DPRD Kabupaten Toba Samosir.
Amatan SUMUT24, terdapat 4 bilik suara dan 5 kotak suara transparan.
Simulasi yang dimulai sejak pukul 6.00 WIB itu, hingga berita ini dikirimkan masih dalam proses penghitungan suara. (des)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News