MEDAN I SUMUT24.co
Baca Juga:
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah mengharapkan petani di Sumut tidak hanya sekadar bertani untuk bertahan hidup, tapi harus lebih cerdas sehingga dapat menjadi tuan di rumah sendiri.
Hal itu diungkapkan Wagub Sumut saat membuka rapat Koordinasi Luas Tambah Tanam (LTT) dan Percepatan Tanaman Padi, Jagung, Kedelai (Pajale), Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) Alsintan di Hotel Soechi,Jl. Cirebon, Medan, Rabu (27/3).
Dalam kesempatan itu, Wagub Sumut juga berharap kegiatan seperti ini akan dapat menambah keilmuan para peserta juga petani. “Acara seperti ini harus menjadi ilmu tambahan untuk kita. Inilah yang kita butuhkan agar petani kita tidak hanya bertani untuk bertahan hidup,†ujar Wagub Sumut.
Lebih lanjut diharapkannya, petani janganlah menjual lahannya, meski hal itu dilakukan demi biaya sekolah anaknya. Menurut dia, pendidikan memang penting, tetapi seharusnya kita bisa lebih membantu petani agar lebih cerdas, sehingga membuat mereka paham dan dapat menjadi petani yang sukses.
“Inilah salah satu yang mendorong misi pemerintah, membangun desa menata kota.Acara ini pasti memberikan banyak ilmu, saya baru berbicara sebentar dengan pakDirjen Tanaman Pangan Kemenpar RI, sudah banyak mendapat ilmu,” kata Wagub Sumut.
Dikatakan Musa Rajekshah, menurut Dirjen untuk meningkatkan pertanian bukan dengan menambah lahannya, tetapi mengurangi ketidakefisienan lahan tersebut setelah panen.
“Saya bertanya, bagaimana agar tanah tani kita semakin luas, pak Dirjen mengatakan, bukan begitu, pak. Kita perlu bagaimana lahan pertanian ini tetap produktif usai panen. Ini hanya pengetahuan tambahan baru bagi Saya. Jadi, acara ini perlunya menambah ilmu kita semua dalam bidang pertanian, “tambah Wagub Sumut.(W03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News