Gandeng Para Pakar, Rico Waas Matangkan Re-design Medan Zoo
sumut24.co MedanWajah baru Medan Zoo kini tengah dipersiapkan dengan matang sebagai salah satu warisan (legacy) jangka panjang bagi warga
kota
MEDAN I SUMUT24.co Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama (NU) Sumatera Utara, mengklarifikasi terkait menyebar luasnya pengunaan kata Kafir bagi umat non-muslim yang ramai diperbincangkan warga net di media sosial dan lain sebagainya.
Baca Juga:
Wakil Ketua Rais Suriah PW NU Sumut, Abdul Hamid Ritonga angkat bicara, terkait penggunaan kata kafir kepada masyarakat di luar sana selain Islam.
Menurut Abdul Hamid Ritonga, “Bahwa dalam Munas banyak yang dibicarakan, ada 9 point yang dibicarakan. Banyak di surat kabar dan media online, point yang sangat menonjol dalam permasalahan ini ada kata kafir, padahal tidak ada penggunaannya,” kata Abdul Hamid Ritonga, saat menggelar konferensi pers, di Kantor PW NU Sumut didampingi Wakil, Sekretaris PW NU Sumut Hatta Siregar,unsur Pengurus PW NU Maraimbang Daulay, Zulkarnain di Jalan Sei Batanghari, Kota Medan, Kamis (7/3). Menurutnya, Di Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar PBNU, di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Banjar, Jawa Barat, Kamis (28/2), Ketua PBNU Said Aqil Siraj menyarankan agar warga Negara Indonesia yang beragama non-Muslim tak lagi disebut sebagai kafir, karena tidak etis diantara umat beragama.
Setelah Munas itu selesai, banyak Waga negara di Indonesia ini langsung menyudutkan NU, bahwa selama ini ajarannya sesat. Abdul Hamid Ritonga mengatakan, bahwa apa yang telah terucap oleh sekelompok orang itu tidak benar.
“Ada yang mengatakan bahwa NU sesaat, sampai sejauh mana NU sesat. Karena dalam munas dan konbes tidak ada dibahas masalah akidah. Namun semata-mata demi keutuhan dan kekrukunan antar umat beragama di Indonesia ini, uvapnya. Mungkin kaitannya dengan pemilihan ya,” katanya, yang menyebutkan, bahwa sebagian orang ingin menjatuhkan organisasi Keagamaan besar ini.
Kemudian ia mengatakan, bahwa apa yang telah diucapkan orang banyak diluar sana, itu tidak benar, bahwa NU tidak pernah mengajarkan kesesatan beragama. Selama ini, kata Abdul, NU selalu mengajarkan tentang akidah beragama, yang dilandasi dengan dasar-dasar Pancasila. “Kita bukan negara agama tetapi negara Pancasila,” kata dia.
Lalu, Abdul Hamid Ritonga mengatakan, Tidak ada pembicaraan yang menjerumuskan agama lain pada saat Munas itu digelar. Menurutnya, seluruh rakyat di Indonesia itu sama, tidak boleh ada dikotak-kotakkan dalam menjalin kerukunan beragama.
“Persaudaraan sesama muslim, sesama anak bangsa, kemanusiaan wajib diperlihatkan. Apabila ini dikotak-kotakkan, tidak boleh. Setiap pulau ada umat yang berbeda agama, namun kita semua harus dapat Membela tanah air,” kata dia.
Munas tersebut digelar, untuk membicarakan tentang bagaimana kondisi politik saat ini. Akan tetapi, Abdul Hamid Ritonga mengatakan, masyarakat di Indonesia salah menerjemahkannya. Memang diakuinya ada mengatakan, masyarakat di luar agama Islam itu non-muslim tapi tidak kafir.
“Tidaklah etis kita sesama anak bangsa di bilang kafir. Nu mengharapkan bangsa Indonesia, menyebut di luar muslim adalah non muslim,” katanya.(W03)
sumut24.co MedanWajah baru Medan Zoo kini tengah dipersiapkan dengan matang sebagai salah satu warisan (legacy) jangka panjang bagi warga
kota
sumut24.co TapselOtoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara resmi memulai langkah strategis untuk memperkuat pemahaman ekonomi s
Ekbis
Medan sumut24.co Sidang Pra Peradilan (Prapid) jilid III kasus penganiyaan dan pengeroyokan beragendakan alat bukti dan keterangan saksia
Hukum
Aparat Diduga Tutup Mata, Galian C Ilegal di Sungai Serdang Marak, Jembatan Terancam Ambruk
kota
Jembatan Armco Baru Dibangun TNIAD di Desa Bair Tapteng Roboh Diterjang Banjir
kota
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si di Wakili oleh Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP menghadiri kegi
News
Medan sumut24.co Seorang pria bernama Erwin Syahputra (35) Warga Jalan Tangkahan Batu, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang menjadi k
Hukum
Sergai sumut24.co Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kembali menorehkan prestasi membanggakan di sektor pertanian. Dua tahun berturutturu
News
Sergai sumut24.co Wakil Bupati Kabupaten Serdang Bedagai, Adlin Tambunan, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwa
News
Pemkab Simalungun Ambil Langkah Strategis, Bongkar Gapura Perbatasan SiantarSaribudolok Demi Kelancaran Lalu Lintas
kota