Jumat, 10 April 2026

Kepala BPS Sumut Nurul Hasanudin: Kenaikan Harga Beras Penyumbang Dominan Inflasi Sumut September 2023

Administrator - Senin, 02 Oktober 2023 07:12 WIB
Kepala BPS Sumut Nurul Hasanudin: Kenaikan Harga Beras Penyumbang Dominan Inflasi Sumut September 2023

Medan I Sumut24.co

Baca Juga:

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Nurul Hasanudin mengungkapkan inflasi yang terjadi di Sumut ini lebih rendah dari nasional sebesar 0,19 persen.

“Berdasarkan kelompok pengeluaran, makanan, minuman dan tembakau andilnya paling besar yakni 0,19 persen. Disana kita lihat ada beras sebagai peyumbang dominan, tidak hanya terjadi Sumut namun juga secara nasional,” ucap Nurul Hasanudin dalam paparan secara virtual, Senin (2/10/2023).

Kalau dilihat pergerakan harganya, rata-rata sudah berada pada level Rp 13.659 per Kg.

“Harga ini kita (BPS) dapat dari berbagai pasar kita dipantau,” jelas pria yang akrab disapa Hasan ini.

Dibandingkan dengan bulan Agustus 2023, kenaikan harganya cukup tinggi, mencapai 3,89 persen, atau naik rata-rata Rp 500 per Kg.

Dari Januari 2023, beras masih berada di level harga Rp 12.700 per Kg, sehingga terjadi inflasi hingga 12,33 persen.

“Tentunya ini menjadi perhatian. Terkait bagaimana pasokan, dan antisipasi dampak elnino dan panen yang menurun,” ungkapnya.

Jika dilihat dari 5 Kota IHK, inflasi beras tertinggi dari Kota Padangsidimpuan dengan andil 0,42 persen. Kemudian Sibolga dengan andil 0,32 persen, Gunungsitoli sebesar 0,23 persen, Medan sebesar 0,16 persen, dan terkecil Pematangsiantar dengan 0,10 persen.

Selain kenaikan harga beras, kenaikan biaya pendidikan juga berpengaruh beras terhadap inflasi Sumut di September 2023.

Kenaikan biaya pendidikan juga mendominasi dengan andil sebesar 0,11 persen. Menurut Hasan, kenaikan uang kuliah menjadi penyebab tingginya inflasi pendidikan di Sumut.

Kemudian Hasan menjelaskan, dari 5 kota yang dihitung Indeks Harga Konsumen (IHK), seluruhnya terjadi inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Padangsidimpuan dengan inflasi 0,49 persen, kemudian Sibolga sebesar 0,44 persen, Gunungsitoli dan Medan sebesar 0,38 persen dan terendah Pematangsiantar sebesar 0,16 persen. (red-1)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Hasil Porwasu Mini Football Tadi Pagi: Tim JCS Dibantai, PRALAN'S FC & KJFC Ditahan Imbang 0-0
Dugaan Pemain 'Sisipan', Panitia Pelaksana Porwasu Dituding Tak Kompeten: Gubsu Bobby Harus Bertindak
UNPAB dan Konsulat Jenderal Malaysia Perkuat Kolaborasi Internasional Lewat Program Diplomat Talk 2026
WFH di Kemenimipas Tetap Prioritaskan Produktivitas dan Layanan Digital Optimal
Rakerwil LLDIKTI Wilayah I 2026 di Berastagi: Dorong Kampus Lebih Inklusif, Adaptif, dan Berdampak
Menindak Lanjuti Gerakan Indonesia Asri, Kelurahan Terjun Bersama Ormas Menindak Lanjuti Terasli Dengan Gotong Royong
komentar
beritaTerbaru