KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru
KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru
kota
Baca Juga:
Padang Lawas I Sumut24.co
Bimtek ( bimbingan teknik ) menjadi momok bagi kepala desa di kab.padang lawas , pasalnya kegiatan bimtek yang di duga Motori apdes ( asosiasi pemerintah desa ) kab.padang lawas di bulan September ini sudah di lakukan dua Minggu berturut turut Minggu pertama dan Minggu kedua September ini .
Hal ini cukup membuat beban para kepala desa , salah seorang kepala desa yang enggan di sebutkan namanya menyampaikan curahan hatinya kepada wartawan terkait program bimtek kepala desa se kab Padang lawas yang membuat ia saat ini sempat terjepit utang piutang dengan rentenir saat ini .
Ia mengaku kepada awak media akibat program bimtek di bulan September ini ia harus utang kepada rentenir karna anggaran desa mereka belum cair , saat akan di laksanakan bimtek di kota Medan sehingga ia harus utang ke rentenir untuk menutupi biaya bimtek sekitar kurang lebih Rp 10 juta s/d 15 juta / bimtek .
” kami kepala desa di kab.padang lawas ini cukup merasa tertekan dengan adanya kegiatan bimtek sering di laksanakan ,di saat anggaran desa kami belum cairi kami harus utang ke rentenir yang membungkam uang dengan bunga yang cukup besar ” ujar salah seorang kades
Sementara itu saat di konfermasi kepada ketua Apdes kab Padang lawas Hamdani Daulay melalui Chat what’s app Ketua apdes kab.padang lawas tidak merespon ,dan sepertinya no wa ketua apdes tidak lagi aktif .
Menanggapi terkait curhatan salah kepala desa di kab.padang lawas tentang kegiatan bimtek kepala desa se kab.padang lawas , sekjen DPN FORMAPERA ( forum masyarakat pemantau negara ) Bambang Syahputra mengungkapkan kepada awak media , sepertinya adanya tekanan terhadap para kepala desa dari oknum tertentu yang mewajibkan seluruh kepala desa ikut kegiatan bimtek , sehingga kepala desa terpaksa utang ke rentenir dan di bayar saat dana desa cair .
jelas ini ada dugaan unsur mencari ke untungan yang di lakukan pihak pihak tertentu , hal ini cukup menjadi dasar dari pihak lsm formapera untuk melaporkan program bimtek desa se kab.padang lawas ke KPK ( komisi pemberantasan korupsi ).
” cukup miris ada curhatan seorang kepala desa yang berhasil Kami konfermasi dan kami rekam. , ia harus utang ke rentenir untuk dugaan kewajiban mengikuti bimtek di kota Medan dua Minggu berturut turut , jelas ini ada dugaan penekanan atau pemaksaan dari pihak tertentu , sehingga bimtek desa se kab. Padang lawas cukup memenuhi unsur adanya dugaan penyelewengan pengunaan uang negara demi mencari keuntunga. Pihak tertentu ” ujar Bambang.tim
KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru
kota
Driver Ojol Tewas Terlindas Truk Tangki Cpo di Jalan Sisingamangaraja Medan
kota
&lrmRealisasi Pendapatan Asli Dareah (PAD) Sumut Sudah Terealisasi 50 Persen Lebih dari Target 2026
kota
Sutrisno Pangaribuan Minta BobbySurya Hentikan Rencana Berkantor di Nias Hanya Pencitraan dan Berpotensi Boros APBD
kota
Bupati Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Deli Serdang, 419 Siswa Mulai Masuk Asrama
kota
Proyek Jalan Rp164,97 Juta di Patumbak Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan
kota
Selayang Pandang K.H. Rivai Abdul Manap Nasution Ulama, Pejuang, dan Pelopor Pendidikan Islam
kota
Perkuat Kualitas SDM Akademik, UNPAB Gelar Pelatihan On Boarding Dosen Tetap Baru TA 2026/2027
kota
Ketua Umum PP TPI Ajak Alumni dan Keluarga Besar Lanjutkan Perjuangan KH Rivai Abdul Manap Nasution
kota
Budi Yanto SH Dilantik Jadi Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Belawan, Forwaka Sumut Tingkat Profesionalisme, Pendampingan Hukum dan Ekomoni
kota