LPM Medan Johor Sebut Proyek Drainase di Kuala Bekala Diduga Langgar SOP
Medan sumut24.co Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Medan Johor, Jhony M Manik sebut pekerjaan proyek pembangunan sist
Kota
Baca Juga:
SIMALUNGUN I Sumut24.co
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meninjau pelayanan dan fasilitas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Perdagangan, Kabupaten Simalungun, Senin (3/4). Juga melihat kondisi Pasar Tradisional yang akan direvitalisasi.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Bupati Simalungun Radiapoh Sinaga dan Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi melihat situasi pelayanan dan kondisi fasilitas RSUD Perdagangan, berikut tenaga kesehatan yang melayani pasien. Terutama jumlah dokter untuk masalah kesehatan tertentu.
“Apa yang masih kurang di sini? Apa yang diperlukan untuk memperbaiki pelayanan rumah sakit?. Tolong diperhatikan, mana yang bisa kita perbaiki. Dan jangan main-main kalau untuk kesehatan,” ujar Gubernur kepada Bupati Simalungun.
Kunjungan itu disempatkan Gubernur untuk melihat ke dalam gedung, bagaimana kondisi pasien yang dirawat di RSUD Perdagangan. Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan tugas penting dari pemerintah menghadirkan negara dalam kehidupan masyarakat.
Ia juga meminta agar ditempatkan di RSUD tersebut, dokter spesialis penyakit dalam dan lainnya yang diperlukan. Sehingga warga tidak perlu lagi harus berobat ke kota besar seperti Pematangsiantar atau Medan.
Usai meninjau RSUD, Gubernur pun melihat kondisi Pasar Baru Perdagangan yang rencananya akan dilakukan revitalisasi. Dari lokasi, rombongan berdialog dengan para pedagang tentang situasi perekonomian masyarakat sekaligus potensi pertanian di daerah Kabupaten Simalungun.
Menurutnya, ketersediaan komoditi pertanian di Kota Perdagangan masih bisa ditopang oleh pasokan dari Kabupaten Simalungun sendiri. Seperti cabai dan bawang, yang membuat daerah ini masuk kategori surplus.
Bahkan seorang Anggota DPRD Sumut dari Dapil Pematangsiantar-Simalungun Mangapul Purba meminta agar kabupaten ini dipertimbangkan untuk membuka lahan pertanian terpadu atau food estate, seperti daerah lainnya.
“Tetapi yang penting juga, disiapkan skema produksi hilirisasi. Karena tak mungkin semua ini habis dijual untuk dikonsumsi rumah tangga. Agar bisa diolah menjadi produk pangan tahan lama seperti saos,” jelasnya.
Usai meninjau pasar, Gubernur pun melanjutkan kunjungan melihat kondisi pembanguan infrastruktur di kawasan tersebut. Turut mendampingi Kepala BKAD Ismael Sinaga, Kepala BPBD Tuahta Saragih, Kadis Pariwisata Zumry Sulthoni dan pejabat lainnya. **
Medan sumut24.co Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Medan Johor, Jhony M Manik sebut pekerjaan proyek pembangunan sist
Kota
Osriel Limbong Jika Pansus Ijazah Bergulir, Gibran Harus Berani Buka Bukti atau Pertimbangkan Mundur Terhormat
News
Timor Leste Buka Jalan ke Asia Championship 2027 di Sentul
News
Pemerintah Targetkan 919 Unit Huntap di Sumut Rampung Akhir 2026
News
Pakar Hukum Universitas Ekasakti Soroti Konsekuensi Putusan MK, DPR Jadi Perhatian Publik
Politik
Kabar Baik! Pemkab Palas Perjuangkan Hak Tanah Masyarakat, PPTKH Disetujui Seluas 1.897,89 Hektare
News
Bupati Gus Irawan Desak Huntap Tapsel Dipercepat Jangan Biarkan Warga Korban Bencana Terus Menunggu!
News
Padanglawas Utara sumut24.co Pembangunan jembatan beton di Desa Sampuran, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara, terus dik
News
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya
News
Osriel Limbong Polemik Kesetaraan Ijazah Gibran Bisa Menjadi Pintu Masuk Hak Angket DPR, Peta Politik 2029 Dipertaruhkan
News