Sabtu, 11 April 2026

KNPI Palas Kritik Kinerja Dinas Pertanian "Sudah Sampai Mana Pak Kadis.. "

Administrator - Jumat, 24 Februari 2023 17:22 WIB
KNPI Palas Kritik Kinerja Dinas Pertanian

Palas I Sumut24.co

Baca Juga:

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor penggerak pertumbuhan ekonomi di Indonesia, sektor pertanian masuk kedalam tiga besar salah satu sektor penopang pertumbuhan ekonomi secara nasional.

“Pertanian adalah kehidupan dan manusia akan sulit hidup tanpa pertanian”. Pertanian termasuk ke dalam sektor yang berperan untuk memastikan ketersediaan, pengelolaan, dan keberlanjutan dari sebuah pangan bagi manusia. Pertanian berkelanjutan saat ini harus diprioritaskan yang bertumpu pada tiga prinsip, antara lain pertumbuhan ekonomi, sosial dan kelestarian ekologi.

 

Berdasarkan hal tersebut, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Padang Lawas (Palas) dibawah kepemimpinan Muhammad Isra′ sebagai ketua dan Husnul Yaqin Harahap sebagai sekretaris menyampaikan kritik dan kekecewaan terhadap kinerja instansi Dinas Pertanian Palas tahun anggaran 2022, terkhusus kinerja Kepala Dinas, yaitu Saudara Falah Alfitri, S.TP .”Sudah sampai mana Pak Kadis”, ujar Isra’

 

Muhammad Isra′ ketika didampingi Husnul menyampaikan bahwa terhadap kinerja dari Kepala Dinas Pertanian Palas sebagai pemimpin di instansi tersebut saat ini perlu diberikan kritik.

” Masyarakat di Kabupaten Padang Lawas berhak untuk mengetahui secara nyata dan jelas hasil kinerja dari Dinas Pertanian sepanjang tahun 2022 dan kita sebagai bagian dari masyarakat memiliki hak untuk tahu dan bisa merasakan hasil dari kerja instansi tersebut selama tahun 2022″, ucap Isra.

 

Lebih lanjut Muhammad Isra′ dan Husnul mengatakan bahwa sampai saat ini tidak begitu tampak hasil dan karya nyata yang dirasakan masyarakat Padang Lawas secara langsung adanya perubahan signifikan pada sektor pertanian. Kami tidak melihat adanya kemajuan dan dampak besar yang dirasakan masyarakat saat ini, kata Isra.

 

Kita menginginkan bahwa pembangunan pada sektor pertanian di Kabupaten Padang Lawas harus memberikan sumbangsih positif dan kemajuan pertanian bagi daerah karena jika kita lihat anggaran instansi tersebut pada tahun 2022 cukup besar yaitu sebesar Rp 12.604.177.379 yang terdiri dari belanja operasi (belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja hibah), dan belanja modal (belanja modal peralatan dan mesin), jelas Isra.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris DPD KNPI Padang Lawas Husnul Yaqin Harahap juga memberikan komentar terhadap anggaran tersebut, komposisi anggaran yang paling besar ada pada jumlah belanja pegawai, kemudian disusul dengan belanja barang dan jasa setelahnya.

“Saya hanya ingin fokus kepada peruntukan anggaran diluar belanja pegawai dulu, yang menjadi fokus utama adalah belanja barang dan jasa yang menurut hemat saya cukup seharusnya untuk memberikan dampak positif terhadap pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Padang Lawas, ucap Husnul.

Lebih lanjut Husnul Yaqin Harahap yang juga sehari-hari bekerja sebagai dosen tetap pada Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan Sekolah Tinggi Perkanan dan Kelautan Matauli, Tapanuli Tengah itu menyampaikan jika kami dari DPD KNPI Palas patut untuk memberikan kritik terhadap kinerja dinas pertanian terkhusus sepanjang tahun 2022 lalu.

Jumlah anggaran belanja terhadap barang dan jasa tersebut seharusnya menjadi jalan untuk menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat terutama untuk pelaku pada sektor pertanian mulai tingkat desa hingga seluruh kecamatan di Kabupaten Padang Lawas”, jelasnya

Kami juga tidak muluk-muluk dalam memberikan kritik dan penilaian, artinya yang paling sederhana saja misalnya kita kaji peran dinas pertanian dalam menciptakan dan melakukan pembinaan pada satu hasil komoditas dari sektor pertanian yang bisa diandalkan daerah untuk dijual ke luar daerah atau Kabupaten/Kota tetangga, jelas Husnul.

 

Sebagai penutup Muhammad Isra′ dan Husnul berpesan kepada saudara Kepala Dinas Pertanian yang menjabat saat ini bahwa semua hasil kerja harus dipertanggungjawabkan dan masyarakat harus merasakan hasilnya. Kabupaten Padang Lawas memiliki semua potensi termasuk anggaran yang cukup untuk kemajuan sektor pertanian, tidak bisa banyak hal seminimalnya bisa menciptakan satu komoditas unggulan sebagai kebanggaan daerah dan tentunya itu akan berdampak kepada kesejahteraan masyarakat yang utamanya adalah pelaku pada sektor pertanian.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru