Selasa, 30 Juni 2026

Salah Satu Pelaku Pembacok Jari Tangan Korbanya Putus Ditangkap Polsek Patumbak & Pelaku Lainnya Masih DPO

Administrator - Selasa, 23 Agustus 2022 10:53 WIB
Salah Satu Pelaku Pembacok Jari Tangan Korbanya Putus Ditangkap Polsek Patumbak & Pelaku Lainnya Masih DPO

 

Baca Juga:

MEDAN I SUMUT24.Co Kawanan pelaku pembacok korban hingga empat jari tangannya putus akhirnya berhasil diringkus Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumbak ditempat persembunyian nya dikawasan Talun Kenas, Kab Deli Serdang.

“Setelah dilakukan penyelidikan secara intensif keberadaan pelaku diketahui di satu desa Kecamatan Talun Kenas,” ujar Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chan didampingi Kanit Reskrim, AKP Ridwan, Selasa (23/8/2022).

Kata dia, untuk menangkap tersangka yang selalu berpindah tempat menghindari kejaran petugas, Polsek Patumbak harus berkoordinasi dengan Polsek Talun Kenas setelah menerima laporan korban. Kini, petugas sedang memburu pelaku lainnya.

“Pelaku lain masih kita lakukan pengejaran dan sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO),” katanya.

Adapun tersangka yang berhasil ditangkap berinisial ED, warga Desa Gunung Rintis, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang. Sedangkan pelaku yang masuk DPO masih dirahasiakan identitasnya.

“Polsek Patumbak akan terus melakukan pencarian dan penyelidikan tentang keberadaan pelaku lainnya yang belum tertangkap serta sudah kita terbitkan DPO,” tegas Faidir.

Dijelaskannya, pembacokan itu dilakukan tersangka bersama beberapa temannya terhadap korban, Fandi Ahmad, warga Talun Kenas, Kabupaten Deliserdang pada Juni 2022 lalu. Peristiwa pengeroyokan menggunakan senjata tajam itu mengakibatkan korban kehilangan 4 jari tangan kirinya putus.

Faidir berharap kepada masyarakat untuk bersedia memberikan informasi jika mengetahui keberadaan lainnya.

“Kami sangat mengharapkan bantuan informasi dari warga masyarakat yang mengetahui agar segera melaporkan keberadaan pelaku lainnya,” ucap Faidir.

Peristiwa penganiayaan berat (anirat) itu terjadi pada 30 Juni lalu, diawali pertengkaran mulut antara korban dengan pelaku yang lebih dari lima orang di salah satu warung kopi, Kecamatan Patumbak.

Pertengkaran terjadi karena pelaku yang disebut sering membuat onar tidak senang ditegur. Korban kemudian dianiaya menggunakan senjata tajam hingga empat jari tangannya putus.(W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kuasa Hukum Bantah Tuduhan Penganiayaan, Sebut Antonius Tumanggor Tidak Lakukan Kontak Fisik dengan Pelapor
Wakil Bupati Pakpak Bharat Pimpin Upacara Peringatan Harganas Ke 33
Pemkab Asahan Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Momen Introspeksi Dan Penguatan Iman Untuk Daerah Yang Makmur
Buah Sawitnya Tidak Diterima, MS Toke Sawit Bawa Massa Ormas ke  PT HSJ
Sesosok Mayat Bayi Ditemukan, Gegerkan Warga Bilah Hilir Labuhanbatu
HIMMAH Asahan Gelar Konfercab, Wakil Bupati Harapkan Organisasi Jadi Mitra Strategis Pembangunan
komentar
beritaTerbaru