Selasa, 30 Juni 2026

Judi Online di Komplek Krakatau MCM dan Pasar 7 Helvetia Kebal Hukum Diduga Milik ABK, Aparat Diminta Segera Tutup

Administrator - Minggu, 31 Juli 2022 15:04 WIB
Judi Online di Komplek Krakatau MCM dan Pasar 7 Helvetia Kebal Hukum Diduga Milik ABK, Aparat Diminta Segera Tutup

 

Baca Juga:

Medan I Sumut24.co Praktek judi online yang berada di Komplek Karakatu Multi Center Medan dan pasar 7 Helvetia Deliserdang masih terus beroperasi tanpa ada tindakan dari aparat hukum, karena diduga dibeckingi oleh institusi tertentu. Untuk itu kita minta aparat penegak hukum segera menutup tempat lokalisasi perjudian beromset miliaran tersebut, Tegas Ketua Badan Koordinasi Pemuda Muslim (Bakopam) Sumut Ibnu Hajar kepada Wartawan, Minggu (31/7).

Menurut mantan Ketua Ansor Medan itu, Perjudian diduga milik ABK itu sudah berlangsung lama dan meresahkan masyarakat sehingga sudah saatnya Kapoldasu segera menutup lokalisasi perjudian tersebut, ucapnya.

“Kita juga berharap kepada aparat penegak hukum agar jangan pilih kasih, kalau memang melanggar UU di negara ini sebaiknya harus ditutup demi kondusifitas, ucap mantan Wakil Ketua NU Medan ini.

Ditambahkan Wakil Ketua KNPI Sumut itu, saat ini Bareskrim Polri sudah menginstruksikan jajarannya untuk menutup seluruh judi online sehingga diharapkan kepada Aparat pencegah hukum harus menjalankannya dengan baik sehingga tidak menjadi bola panas untuk aparat sendiri, ucapnya.red2

 

 

 

 

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Siapkan Generasi Muda Kuasai Konten Digital di Era AI, Dispersip Kabupaten Solok Gandeng Supri Ardi dan Uda Rio
Tim URC Jatanras Polda Sumut Tembak Lima Tersangka Pelaku Curanmor Antar Provinsi
Personel Polres Tapsel Tabrak Mobil Warga karena Cemburu Dipatsus
Ketua PSI Asahan Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-80, Jadilah Pelayan Utama yang Semakin Presisi
Rekam Jejak Narendra Modi: Transformator India Menuju Era Baru
Bupati Dukung Rakerda dan Family Gathering JMSI Sumut dan Pelantikan JMSI Sergai/Tebingtinggi
komentar
beritaTerbaru