Gerebek Markas Narkoba Mencirim Kampung, Bandar Disergap dan Pistol Hingga Sejumlah Sajam Disita
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
TAPSEL,SUMUT24.co Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Dolly Pasaribu, SPt, MM, menghadiri Milad Dewan Masjid Indonesia (DMI) ke-50 tahun 2022, Sabtu (25/6/22) di Masjid Agung Syahrun Nur, Komplek Perkantoran Pemkab Tapsel. Kegiatan itu juga dirangkai dengan lomba Azan dan Khutbah Jumat bertajuk “Hanya Orang yang Berimanlah Yang Memakmurkan Masjid”.
Baca Juga:
Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa, sekecil apapun kegiatan yang dilakukan terhadap agama, itu semata-mata bentuk cinta dan penghambaan kepada sang khaliq. Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada DMI, karena sudah mengerti akan kebutuhan umat, memberi siraman rohani dan menjaga akidah serta akhlak umat.
“Saya berharap ini bukan sekedar lomba untuk menunjukkan siapa yang menjadi juara, akan tetapi sebagai bentuk pembelajaran serta koreksi agar lebih baik lagi kedepan,” harap Bupati.
Disisi lain, Bupati juga berharap agar yang hari ini ikut lomba bisa mengajak yang lain untuk memperbaiki kualitas khutbah di kecamatan masing-masing. Lebih lanjut Bupati menyampaikan bahwa dalam Milad ke-50 dapat menjadi evaluasi agar dapat mengambil waktu sejenak untuk memikirkan masjid begitu juga moral dan mental anak-anak Tapsel dari serangan budaya yang tidak sesuai dalam bingkai Pancasila dan NKRI.
“Khatib yang berfungsi menyampaikan Khutbah, tentu harus membawa sesuai syarat dan rukunnya. Demikian seorang Khatib harus terus menambah pengetahuan faktual dan terbaru. Banyak sekali pemikiran yang tidak sesuai dengan kebudayaan kita, jika tidak disaring, akan seperti apa putra-putri kita ke depan, apabila kita tidak menanamkan suatu pemahaman yang baik dan benar,” tanya Bupati ke peserta yang hadir.
Menurut Bupati, seorang Khatib yang ditugaskan membawa khutbah jumat, tidak pernah ada sejarahnya dalam satu jumat ada dua khatib. Begitu juga muazin, tidak akan pernah ada dua orang yang azan dalam satu kesempatan. Semua diatur dengan sedemikian rupa agar umat tidak bingung.
Bupati berharap ke peserta lomba, agar kaidah azan dan khutbah dipatuhi sehingga tidak menyalahi aturan yang sudah digariskan.
Dalam menyampaikan khutbah, apa yang disampaikan dengan benar mungkin akan mendatangan banyak resiko. Semua itu kita kembalikan dan niatkan semata-mata karena Allah,” jelas Bupati.
Sementara, Ketua DMI Kabupaten Tapsel, Akhirul Pane, mengatakan berdirinya DMI dimulai dan di gagas pada 16 Juni 1970 dan dibentuklah tim formatur pada 22 Juni 1972, sehingga terbentuklah satu lembaga yang menangani masjid di seluruh Indonesia yang awalnya bernama Dewan Masjid Seluruh Indonesia.
“Dengan maksud untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, akhlaq mulia serta kecerdasan umat serta tercapainya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah SWT. Dalam umur DMI yang ke-50 sudah masuk usia yang lebih dewasa, semoga tujuan kita untuk memakmurkan masjid khususnya di Tapsel bisa terjalin dengan adanya kekompakan serta kebersamaan dengan DMI yang ada di kecamatan, untuk sama-sama menggerakkan masjid baik di kecamatan, desa ataupun di kelurahan,” katanya.
Sebelumnya Ketua Panitia Herman Harahap dalam laporannya, menyampaikan sebagai latar belakang kegiatan ini ialah bahwa pada pelaksanaan salat Jumat di beberapa masjid yang ada di Tapsel masih perlu sentuhan baik dari DMI, MUI, maupun ormas islam yang ada. Maka dari itu, DMI mengadakan lomba azan serta khutbah jumat.
Adapun peserta yang sudah mendaftar terdiri dari 13 kecamatan yang sudah mengirim perwakilannya. Sehingga ini menjadi tugas kita kedepan agar tahun-tahun berikutnya semua kecamatan yang ada di Tapsel ikut berpartisipasi pada kegiatan ini.
“Menurut kita ini hal yang biasa, tetapi sebenarnya kegiatan ini sangat bermanfaat kita akan tahu apakah khotib sudah sesuai dengan syariah islam. Karena bagi kita umat islam orang-orang yang mau memakmurkan masjid Allah, yang mau azan di masjid Allah dan yang mau khutbah di masjid Allah hanyalah orang yang beriman dan percaya kepadaNya. Sehingga kita gagas, agar kita memang betul orang-orang yang memakmurkan masjid,” tuturnya.
Begitu juga dalam kepemimpinan Bupati Tapsel Dolly Pasaribu selalu mendukung kegiatan keagamaan, seperti Gerakan Salat Subuh Berjamaah (GSSB) bersama DMI. Dia berharap kedepan kegiatan ini bisa terus di lanjutkan. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tapsel yang sudah mendukung dan membantu seluruh kegiatan keagamaan yang ada di Tapsel.
Turut hadir, MUI Tapsel, Pengurus DMI Kabupaten serta Kecamatan se-Tapsel, Dewan Juri, Peserta azan dan Khutbah Jumat, Ormas Islam, BKMT Sipirok dan Arse.zal
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
Tim Kuasa Hukum PT Tun Sewindu Bantah Jokowi Laporkan Kepala Satpol PP Deli Serdang ke Polda Sumut
News
Kunjungi Labusel, Bobby Nasution Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz dan Percepat Program Bedah Rumah
News
Kejagung Jemput Paksa Direktur PT TPL, Dugaan Korupsi Transfer Pricing Rugikan Negara Rp2 Triliun
News
Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah melatih 1.041 penyandang disabilitas selama Januari hingga Oktober 2026. Sebagian be
News
sumut24.co MedanPekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Medan mendapat perhatian serius dari
Umum
sumut24.co JakartaPT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan
Ekbis
Bupati Klaten Hamenang Ditahan KPK, Uang Rp1,9 Miliar Disita
News
sumut24.co MedanDinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumatera Utara (Sumut) memastikan tidak ada lagi titik api (hotspot) kebakaran
Umum
Kabar Gembira bagi Warga Pesisir Labuhanbatu, Bobby Nasution Targetkan Pengaspalan 16 Km Jalan pada 2027
News