Dihadiri Wali Kota se- Indonesia, Peringatan Hari Jadi Kota Medan ke -436 Berlangsung Istimewa
sumut24.co MedanSuasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Lapangan Batalyon Parako 463 Pasgat saat upacara Hari Jadi Kota Medan ke 43
kota
JAKARTA | SUMUT24.co
Baca Juga:
Sebagai langkah menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) akan segera membentuk 6 Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) sebagai pilot project di Kabupaten Sergai.
Hal itu diungkapkan Bupati Darma Wijaya saat melakukan kunjungan kerja ke Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati di jalan Medan merdeka Barat No.15 Jakarta, Kamis (16/6/2022).
Didampingi Wakil Bupati Adlin Tambunan, Sekdakab Faisal Hasrimy dan Kadis P2KBP3A Dr. Helmi, Bupati Darma Wijaya mengungkapkan pembentukan desa ramah perempuan dan peduli anak ini bertujuan untuk menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Sergai.
“6 Desa ini akan menjadi pilot project yakni Desa Kuta Baru Kecamatan Tebing Tinggi, Desa Cinta Air dan Sei Naga Lawan di Kecamatan Perbaungan, Desa Dolok Sagala Kecamatan Dolok Masihul, Desa Pegajahan Kecamatan Pegajahan dan Desa Pekan Kecamatan Tanjung Beringin, “ungkapnya.
Selain itu, DRPPA ini juga diharapkan mampu menurunkan angka stunting. ” Di DRPPA ini, masyarakat akan diberikan pemahaman dan inovasi mengenai manfaat ikan lele dan ikan gabus dalam penanganan stunting di Kabupaten Serdang Bedagai, “tambahnya.
Desa DRPPA ini tambah Wiwik, akan dibentuk Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).
” Tentunya dukungan dari berbagai pihak sangat kami harapkan, terkhusus dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak agar program ini dapat segera terealisasi, “tandasnya.
Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyambut baik program DRPPA ini dan akan mendukung penuh kegiatan tersebut.
” Ini sebagai langkah inovasi Pemda dalam mendukung penurunan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak secara Nasional. Begitu juga Stunting, melalui kegiatan ini juga secara Nasional angkanya dapat turun, “pujinya.
Sebelumnya Kadis P2KBP3A Kabupaten Sergai dr. Helmi menambahkan bahwa angka pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Serdang Bedagai pada tahun lalu sekitar 35 laporan.
” Ditahun ini, hingga April laporan kekerasan sebanyak 13 laporan dengan rincian 10 kasus kekerasan terhadap anak dan 3 kekerasan terhadap perempuan,”tambahnya.
Begitu juga angka stunting di Kabupaten Sergai hingga kini mencapai 826 kasus dan ditargetkan pada tahun 2024 turun menjadi 14 persen.(Bdi)
sumut24.co MedanSuasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Lapangan Batalyon Parako 463 Pasgat saat upacara Hari Jadi Kota Medan ke 43
kota
Medan PT Bank Sumut (Perseroda) kembali menggelar Pojok Sehat Purna Bakti Bank Sumut, layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksan
Umum
Medan Sumut24.coMomentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Bhayangkara menjadi refleksi atas delapan dekade pengabdian Kepolisian Negara Republ
News
Warga Desak Kapolres Mengusut Tudingan Pencemaran Nama Baik Pangulu Pokan Baru yang Terlibat Judi Togel dan Tembak ikan
kota
Bupati Pakpak Bharat Menbuka Pelatihan Pembuatan Zat Pewarna
kota
BNCT Dukung Pengembangan Talenta Maritim melalui Vessel Tour Bersama Evergreen dan Akademi Maritim Indonesia
kota
Evaluasi Layanan Pemasyarakatan Harus Menutup Celah Masalah, Bukan Sekadar Memperbaiki Dokumen
kota
PRSU Ke50 Angkat Wajah Asli Sumatera Utara, 70 Persen Konten Diisi Putra Daerah
kota
22 OPD dan 10 Instansi Vertikal Ramaikan Pameran PRSU Ke50, Hadirkan Berbagai Layanan Publik untuk Masyarakat
kota
Dewan Komisaris PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara PRSU Harus Jadi Etalase Kebanggaan dan Mesin Ekonomi Baru Sumut
kota