LIMA PULUH | SUMUT24
Baca Juga:
Kepala Kantor Kesbanglinmas Pemkab Batubara, Elvis Afianto menghimbau kepada masyarakat yang menemukan selebaran buku-buku yang berisi penistaan agama itu dikumpulkan supaya tidak berkembang.
” Kita memang sudah mensosialisasikan deteksi dini melalui FKDM yang ada dikecamatan, supaya masalah – masalah radikalisme jangan sampai terjadi di Batubara ini,” kata Elvis, kepada Wartawan, Kamis (21/7).
Menurutnya, deteksi dini ditengah masyarakat saat ini tengah dikembangkan, jangan sampai persoalan ini menimbulkan radikalisme yang bisa menyebabkan isu sara dan memecah belah.
Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batubara Masrof mengatakan, tindakan OTK yang menyebarkan selebaran dan buku berisi penistaan agama itu perlu disikapi secara serius.
“Jangan masalah ini menjadi bibit perpecahan ditengah masyarakat. Pemerintah harus mengusut siapa dan apa maksudnya menyebarkan itu di Batubara yang damai ini,” tegas Masrof.
Dia juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk tanggap dan cepat mengungkap masalah itu. Dan menangkap pelakunya dan menindak dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.(jo)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News