Perkumpulan Raja Parhata SeDunia Resmi Dibentuk, Dorong Pelestarian Adat dan Regenerasi Budaya untuk Nusantara
Perkumpulan Raja Parhata SeDunia Resmi Dibentuk, Dorong Pelestarian Adat dan Regenerasi Budaya untuk Nusantara
kota
KISARAN | SUMUT24
Baca Juga:
- Perkumpulan Raja Parhata SeDunia Resmi Dibentuk, Dorong Pelestarian Adat dan Regenerasi Budaya untuk Nusantara
- Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
- Ibunda Almarhum Jaka Malau yang Tewas Dalam Pengeroyokan Bermohon Atensi Komisi 3 DPR RI Ungkap Keadilan
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Asahan yang dipimpin kasi perundang-undangan Asri Pardosi melakukan penertiban Pedagang Kaki lima (PKL) di seputaran Kota Kisaran, Selasa (19/7)
Pantauan SUMUT24, petugas Sat Pol PP Asahan mulai menertibkan para pedagang di trotoar maupun di pinggir jalan, yang dimulai dari jalan cokro, Jalan Diponegoro dan Jalan Listrik, namun tampak petugas Sat Pol PP Asahan tak mampu untuk menertibkan. Satpol PP hanya menyampaikan himbauan saja dalam penertiban bagi para pedagang yang menggunakan bahu jalan.
Kasi Perundangan Satpol PP Kab Asahan, Asri Pardosi mengatakan, pihaknya melakukan penertiban agar kesemrautan tidak terus berkepanjangan. karena badan jalan bukan tempat berdagang namun untuk fasilitas bagi pengguna jalan, baik itu sepeda motor, mobil hingga pejalan kaki.
Salah satu pedagang Pulsa pinggir jalan yang berada di depan rumah dinas Kasat Lantas Asahan, bernama Ian, ketika itu menutup dagangannya karena tahu petugas Sat Pol PP akan datang menertibkan dagangannya.
“Kalau uda pergi bapak Satpol PP itu, awak balik lagi bang, ke tempat semula,” ujarnya. Selain itu, seorang pedagang sate di depan SD Negeri Jalan Cokroaminoto, bernama Adi, mengatakan ia dari pagi hingga jam dua belas saja berdagang, setelah itu keliling.
Mantan Aktivis, Aditya, saat diminta komentarnya terkait penertiban yang dilakukan Sat Pol PP, mengatakan, janganlah penertiban kepada pedagang hanya sebagai modus anggaran saja, kalau mau ditertibkan, siapkan dulu tempat untuk mereka (pedangang,red) berjualan, pastikan bisa tertata.
“Kita lihat aja di lapangan parasanya, itu jelas jelas di depan mata kita para pedagang sudah menempati trotoar jalan yang dibuat dinas tata kota, awalnya satu pedagang, tidak ditertibkan, selanjutkan banyak pedagang, hingga saat ini mangkin dibiarkan pemerintah Asahan ini. Apa pejabat di Asahan ini tidak pernah lewat jalan di lapangan Parasamya itu,” ucapnya. (teci)
Perkumpulan Raja Parhata SeDunia Resmi Dibentuk, Dorong Pelestarian Adat dan Regenerasi Budaya untuk Nusantara
kota
Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
kota
Ibunda Almarhum Jaka Malau yang Tewas Dalam Pengeroyokan Bermohon Atensi Komisi 3 DPR RI Ungkap Keadilan
kota
Medan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan terkait penyampaian pandangan umum fraksifrak
kota
sumut24.co ASAHAN , Kepolisian Resor (Polres) Asahan, Polda Sumatera Utara, menggelar siaran pers resmi pada Senin pagi pukul 10.00 WIB ter
News
MEDAN, SUMUT24.CO Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Lily MBA, menyampaikan pemandangan umum fraksi terhadap Ranperda Pertanggun
News
Likupang, Mutiara Maritim yang Tak Boleh Kehilangan Jiwa Oleh Abdullah RasyidStaf Khusus Menteri Imigrasi dan PemasyarakatanMahasiswa Dokto
News
MEDAN, SUMUT24.CO Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Medan menyoroti pelaksanaan proyek Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang saat
kota
sumut24.co MedanSemangat kebangkitan sepak bola Kota Medan menguat dalam acara pengukuhan Pengurus Mantan Pemain PSMS Medan di Stadion Keb
Sport
sumut24.co MedanTelkomsel meluncurkan Terpujilah GURU, sebuah program pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi tenaga pendidik di Indone
Ekbis