Minggu, 12 April 2026

Pereli Senior Sumut Ijeck Akui Trak Gravel Lebih Menantang Ketimbang Aspal di Sprint Rally Putaran

Administrator - Sabtu, 11 April 2026 22:38 WIB
Pereli Senior Sumut Ijeck Akui Trak Gravel Lebih Menantang Ketimbang Aspal di Sprint Rally Putaran
Pereli senior Sumatera Utara Musa Rajekshah ikut merasakan trak aspal pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran I, di Stadion Utama Sumatera Utara, Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (11/4/2026).ist
Deliserdang | Sumut24.co

Baca Juga:
Pereli senior Sumatera Utara Musa Rajekshah ikut merasakan trak aspal pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran I, di Stadion Utama Sumatera Utara, Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (11/4/2026).

Bersama dengan navigator Hervian Soejono, Musa Rajekshah menurunkan kuda besi Skoda Fabia RS Rally 2, pada balapan ini.

.

Musa Rajekshah mengatakan, kendaraan yang ditungganginya mengalami sedikit kendala pada Sprint Rally ini, karena tidak diciptakan untuk trak aspal.

"Mobil kami tidak untuk jalan aspal untuk berlumpur dan berbeda suspensinya," kata dia.

Akan tetapi, trak tersebut tidak menyulitkannya untuk melibas seluruh Special Stage (SS) pada balapan ini.

Balapan ini juga sekaligus untuk persiapan dan pemanasannya jelang Kejurnas Rally di Kalimantan Selatan.

"Kita akan tetap coba trak ini, sekaligus ini juga pemanasan untuk Kejurnas Rally di Kalimantan Selatan," katanya.

Pria yang karib disapa Ijeck ini mengakui, bahwa lintasan Gravel (tanah berbatu) lebih menantang, ketimbang aspal. Sebab, trak pada lintasan perkebunan tidak dapat ditebak dan membuat adrenalin semakin meningkat.

Hanya saja, kata Ijeck lintasan aspal lebih fokus pada mempertahankan kecepatan dan titik penginjakan rem saat melaju kencang kendaraan.

"Kalau aspal ini lebih menantang yang Gravel . Aspal ini track tidak akan berubah. Tinggal kita racing line dan titik remnya. Tidak seperti jalan tanah, tapi memang punya kesulitannya masing-masing," jelasnya.

.

Dua SS telah diselesaikan Ijeck bersama dengan navigator. Sisa dua SS akan dilanjutkan pada Minggu (12/4/2026). Ijeck berharap dapat lebih menguasai lintasan untuk menempatkan namanya di podium sebagai yang tercepat.

Ijeck berharap, kegiatan seperti terus terlaksanakan di Provinsi Sumatera Utara. Sebab, balapan ini banyak gemari oleh para pereli dari luar Provinsi Sumatera Utara. Sehingga, hal tersebut dapat memberikan hal baik bagi Provinsi Sumatera Utara.

"Saya berharap kegiatan ini semakin banyak di Sumut. Karena dapat mengundang semakin banyak orang untuk menonton. Apalagi kalau kejuaraan nasional atau pun internasional, penonton juga datang dari luar negeri," ungkapnya.

Apalagi, jika balapan dilaksanakan bertaraf internasional, maka pembalap dan penonton juga akan datang dari luar negeri. Hal ini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan perekonomian masyarakat, serta mengenalkan pariwisata di Sumatera Utara.

"Tujuan kita hobi tersalurkan, perekonomian berjalan dan pendapatan daerah juga mengalami peningkatan. Promosi pariwisata dan ekonomi kita akan meningkat," ungkapnya.

Kemudian, Ijeck juga menyampaikan terimakasihnya kepada pereli dari pulau Jawa yang hadir untuk meramaikan Sprint Rally 2026.

.


Ke depannya, Ijeck juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus diadakan di Sumatera Utara, demi kemajuan dunia otomotif serta pariwisata yang ada.

"Terimakasih kepada seluruh peserta yang datang dari luar Sumut. Karena memang berharap event ini banyak datang dari Sumut. Untuk ke depan semakin banyak lagi yang datang. Para pembalap menikmati pariwisata dan kuliner di Sumatera Utara," jelasnya.rel/G

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru