Soal Dugaan Oknum Kepsek di Deli Serdang Mark Up Pakaian Batik dan Olahraga Siswa, Dinas Pendidikan Deliserdang Bungkam

MEDAN | SUMUT24.co

 

Adanya dugaan kasus Mark Up pakaian Batik dan Olahraga Siswa yang dilakukan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Percut Seituan dan SMPN 1 Namorambe, Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara Bungkam.

Bungkamnya pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang tersebut, atas tidak adanya respon atas konfirmasi awak media melalui via WhatsApp beberapa kali terhadap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Yudi Helmawan.

Begitu pula halnya dilakukan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang, Yusnaldi saat dikonfirmasi wartawan via WhatsApp turut juga tidak merespon.

Hal serupa juga diperlihatkan oleh oknum Kepsek SMPN 1 Namorambe dan oknum Kepsek SMPN 1 Percut Seituan yang disinyalir bahwa, kedua oknum Kepsek tersebut turut bersubahat degan kedua oknum pejabat di dinas pendidikan Deliserdang tersebut.

Terkait desas desus yang beredar dari masyarakat dan orang tua siswa yang bersangkutan di dua sekolah tersebut serta informasi didapat wartawan, Rahmadsyah Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Pendidikan, Kecamatan Percut Seituan yang juga anggota DPRD Deli Serdang, H. Rahmafsyah SH menyoroti kasus tersebut.

Untuk diketahui, adanya informasi dugaan Mark Up pakaian Batik dan Olahraga siswa yang disebut sebut dilakukan oknum Kepsek SMPN 1 Percut Seituan bernama, Risna dan Kepsek SMPN 1 Namorambe bernama, Munawar mendapat sorotan oleh kalangan peduli pendidikan dan politisi pro kepada masyarakat.

Sorotan itu datang dari Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Pendidikan, Kecamatan Percut Seituan yang juga anggota DPRD Deli Serdang, H. Rahmafsyah SH.

Rahmadsyah kepada wartawan, Minggu (4/12/2022) ketika dihubungi via WhatsApp mengatakan bahwa, dugaan Mark Up
pakaian Batik dan Olahraga siswa telah menindak lanjutinya dengan mempertanyakan persoalan tersebut kepada Kadis Pendidikan Deliserdang, Yudi Helmawan melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Deliserdang,Yusnaldi.

“Dugaan Mark Up pakaian Batik dan Olahraga siswa pada ajaran baru tahun 2022 yang diduga dilakukan oknum oknum Kepala Sekolah, oleh pihak dinas terkait sudah melakukan pemanggilan dan bagaimana prosesnya, dinas yang memiliki
wewenang. Kita hanya sebatas menyampaikan aspirasi masyarakat,” ujar Rahmadsyah.

Terkait pernyataan Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Pendidikan, Kecamatan Percut Seituan yang juga anggota DPRD Deli Serdang, H. Rahmafsyah SH itu, Kadis Pendidikan Deliserdang, Yudi Helmawan melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang, Yusnaldi saat dikonfirmasi wartawan via WhatsApp bungkam.(W02)