Soal Dana Raib Rp 1,6 Miliar, Ini Kata Kabag Anggaran Fuad Perkasa Harahap

117

MEDAN I SUMUT24.co
Kepala Bagian Anggaran BPKAD Provsu Fuad Perkasa Harahap mengatakan, Bahwa berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub), pembayaran tenaga honor jumlah miliaran harus melalui transfer. Karena itu, Fuad menjelaskan, uang yang hilang tersebut bukan lagi menjadi tanggung jawab bendahara, sebab telah diterima oleh PPTK selaku distributor honor ke para penerima,ucapnya kepada Wartawan, Selasa (10/9). Menurutnya, “Kita ada ketentuan, Peraturan Gubernur (Pergub) transaksi non tunai. Jadi di situ ada ketentuan bendahara dapat menyerahkan, mentransfer kepada salah satu yang dikuasakan seperti Pak Muhammad Aldi selaku PPTK. Untuk selanjutnya, dia (Aldi) meneruskannya ke penerima honor itu. Saya tambah, ini menyangkut honor lintas OPD, jadi yang terkait Tim Anggaran Pemerintah Daerah dalam rangka membahas APBD. Jadi secara ketentuan, dibenarkan tidak dilakukan non tunai. Nah, jadi uang itu dari bendahara ke PPTK disalurkan melalui transfer (non tunai), ketika si Aldi selaku PPTK didistribusikan secara tunai kepada penerima honor itu. Jadi ini tidak melanggar Pergub dan tidak menyalahi aturan,” paparnya.

“Kalau berapa jumlah penerima honor, nanti akan kita lihat lagi berapa Surat Keterangan (SK). Karena ini berdasarkan SK Gubernur, nanti kita lihat berapa jumlahnya. Siapa penerimanya, di mana OPD-nya, berapa jumlahnya, kita semua ada SK-nya. Jadi ini enggak ada hubungan dengan drama ketuk palu (P-APBD),” jelasnya. (W03)

Loading...